11 Isyarat Tangan Yang Patut Diketahui Pencina Touring

Publikasi: 6 bulan 20 hari 9 jam 18 menit yang lalu

Mungkin bagi orang awam, melihat gerakan tangan seseorang yang berada di bagian depan dari deretan motor yang sedang melakukan touring adalah hal yang terkesan lebay atau berlebihan. Bahkan tidak sedikit yang menganggapnya sebagai aksi yang sok-sokan. Akan tetapi ternyata gerakan-gerakan tangan dari pemimpin touring tersebut bukan berarti show off atau sejenisnya, karena memang ada arti khusus di baliknya.

Berikut ini adalah arti dari gerakan tangan pemimpin touring yang patut diketahui , terutama bagi orang-orang yang baru saja mengikuti aktivitas bermotor secara berkelompok.

1. Berbelok ke kiri

Untuk mengetahui jika akan berbelok ke kiri selain dengan menggunakan lampu seins adalah dengan menjulurkan tangan lurus ke arah samping kiri dan telapak tangan dalam posisi terbuka dengan mengarah ke bawah dan semua jari-jari mengatup.

2. Berbelok ke kanan

Tidak seperti tanda ketika berbelok ke kiri, tanda untuk berbelok ke kanan adalah dengan menekuk siku tangan sebelah kiri sampai 90 derajat. Kepalkan juga permukaan tangan dengan mengarah ke langit sebanyai tanda.

3. Berhenti

Saat memimpin rombongan, maka tanda tangan untuk berhenti dapat dilakukan dengan cara membuat gerakan menekuk lengan sampai dengan 90 derajat dengan telapak tangan tetap terbuka dan jari-jari menghadap ke bawah atau jalan.

4. Mempercepat laju

Agar semua dapat sampai di tempat tujuan sesuai dengan perkiraan, maka ada kalanya pemimpin rombongan untuk meminta semua anggota mempercepat laju motornya. Tanda perintah agar semua mempercepat laju adalah dengan merentangkan lengan tangan kiri dengan posisi sedikit ke bawah serta telapak tangan terbuka ke atas. Secara perlahan ayunkan lengan dengan posisi tetap ke arah atas atau sejajar dengan bahu.

5. Memperlambat laju

Untuk memperlambat laju rombongan, maka tandanya adalah kebalikan dari mempercepat laju. Caranya adalah merentangkan lengan tangan kiri dengan posisi telapak tangan menghadap ke bawah dan ayunkan dari posisi sejajar bahu menuju arah jalan.

6. Ikuti pimpinan rombongan

Tanda tangan agar semua yang ada dalam rombongan untuk mengikuti motor terdepan dalam touring tersebut adalah dengan menjulurkan tangan kiri ke depan, telapak tangan terbuka menghadap ke luar dan angkat sampai di sebelah telinga.

7. Memerintah pengganti penanda jalan

Bagi orang yang terdepan atau memimpin perjalanan, ada kalanya merasa capek, lupa atau bahkan tidak tahu jalanan yang akan dilewati. Oleh karenanya, dia dapat berganti posisi dengan orang yang mengetahui medan. Cara berganti posisi tanpa harus berhenti terlebih dahulu adalah dengan memposisikan motor dengan motor seseorang yang dianggap patut berada di depan untuk memimpin dan buat tanda tangan menunjuk dari posisi motor yang bersangkutan ke arah depan secara terus menerus.

8. Tanda ‘2 in 1’

Yang dimaksud dengan tanda ‘2 in 1’ adalah merupakan sebuah tanda untuk memberitahukan jalanan berbahaya berada di sebelah kiri atau kanan. Cara melakukannya adalah apabila jalanan yang berbahaya ada di sebelah kanan, maka tandanya adalah dengan menjulurkan lengan dengan jri telunjuk mengarah ke arah kiri dan kaki kanan merentang ke depan. Begitu pula sebaliknya apabila jalanan yang berbahaya ada di sebelah kiri.

9. Menepi dengan perlahan

Untuk membuat tanda menepi dapat dilakukan dengan cara menjulurkan lengan tangan kiri sejajar dengan paha dan telapak tangan menggenggam. Setelah itu gerakkan naik dan turun secara perlahan sampai menemukan atau mendekati tempat yang ingin digunakan untuk berhenti.

10. Tanda ada polisi

Apabila motor terdepan mengetahui ada kegiatan dari polisi di jalan, razia atau sejenisnya, maka untuk memberitahukan pemotor lain di belakang adalah dengan menepuk bagian atas helm yang dikenakan menggunakan telapak tangan kiri.

11. Berhenti di SPBU untuk mengisi bahan bakar

Tanda untuk berhenti di SPBU guna mengisi bahan bakar dapat dilakukan dengan cara memberikan tanda menunjuk tanki bahan bakar menggunakan jari tangan kiri.

Bagaimana? Mudah bukan?

Label : Cari Aman Wahana Makmur Sejati Safety Riding Yayasan Wahana Artha Tips Motor Honda

Comment

User Comment

Your comment

Load More