Wahana Honda

3 Cara Merawat Motor Injeksi

Publikasi: 4 bulan 5 hari 15 jam 58 menit yang lalu

Sepeda motor menjadi kendaraan paling populer di masyarakat karena lebih efektif dan efisien. Efektivitas sepeda motor dapat dirasakan dari mudahnya mengendarai dan merawatnya, sedangkan efisiensi sepeda motor dapat dibuktikan dengan konsumsi bahan bakar yang irit dan biaya perawatan yang murah. Merawat sepeda motor merupakan keharusan agar sepeda motor tetap awet dan selalu prima. Sepeda motor injeksi adalah salah satu motor yang mengandalkan injektor untuk suplai bahan bakar kendaraan ke mesin.

Sepeda motor injeksi memerlukan perawatan yang sedikit berbeda jika dibandingkan sepeda motor karbu. Namun tidak perlu khawatir ya gais, perawatan sepeda motor injeksi tetap mudah kok. Yuk, simak bersama perawatan sepeda motor injeksi berikut ini.

  1. Rawat pompa bahan bakar
    Pompa bahan bakar injeksi berperan penting terhadap kinerja mesin motor kesayanganmu. Pasalnya pompa ini yang akan menentukan suplai bahan bakar ke mesin. Perawatan pompa bahan bakar ini dilakukan saat jarak tempuh kendaraan sudah sejauh 5.000km. Perawatan pompa dapat kamu lakukan dengan menghidupkan mesin kendaraan, lalu dengarkan dengan saksama apakah di dalam tangki bensinmu terdengar suara mendesis. Jika terdengar suara mendesis, itu berarti Filter Fuel Pump menggantung. Perawatan filter pump yang menggantung cukup mudah, yaitu dengan cara menguras tangki bensin, lalu mengisinya lagi sampai penuh. Dengan demikian, fulter pump kembali berfungsi dengan baik.

  2. Bersihkan selang saluran bahan bakar
    Injektor berfungsi memompa bahan bakar ke mesin dengan tekanan tinggi sehingga mesin menghasilkan tenaga yang mantap, tapi tetap irit bahan bakar. Proses memompa ini secara otomatis telah diatur oleh piranti yang bernama Electronic Control Unit (ECU).
    Sistem kerja ECU ini yang akan menentukan boros tidaknya konsumsi bahan bakar motor kesayanganmu. Kinerja ECU didukung penuh oleh selang saluran bensin. Rutin memakai sepeda motor biasanya akan berimbas pada selang yang tersumbat timbal bahan bakar.

    Timbal bahan bakar muncul karena pada dasarnya bensin memang mengandung timbal yang berbeda-beda. Semakin rendah oktan bahan bakar maka semakin banyak timbal yang terkandung. Untuk membersihkan selang bahan bakar, kamu harus sering-sering cek mengeceknya untuk menghindari mogok di jalan.  

  3. Periksa rutin busi dan filter udara
    Busi memiliki fungsi untuk mematikkan api yang kemudian disambar dengan bensin sehingga menghasilkan pengapian pada sepeda motormu. Pada awal pembakaran ini percikan api dari busi dan sambaran bensin harus bersamaan. Oleh karenanya busi harus selalu dalam kondisi yang baik. Jika percikan api dari busi tidak lancar alias tersendat, bensin hanya akan terbuang sia-sia dan proses pembakaran tidak akan bisa bekerja dengan baik. Hal yang perlu diperhatikan adalah kutup busi yang harus selalu dalam keadaan kering dan tidak ada jelaga sehingga pengapian yang dihasilkan akan lebih maksimal.

    Kemudian, untuk urusan filter udara, sebaiknya bersihkan setiap kali servis atau setelah pemakaian 2.000 km. Caranya dengan melepas filter udara, lalu menyemprotnya dengan angin bertekanan tinggi. Dengan begitu filter udara akan kembali bersih dan siap untuk digunakan kembali.

Tiga cara di atas adalah cara sederhana yang dapat kamu lakukan untuk merawat motor injeksi. Oh iya, cara sederhana tersebut juga bisa kamu lakukan sendiri di rumah lho! Dengan merawat saluran bahan bakar ke mesin, pengapian serta saluran pembuangan maka motor kesayanganmu akan selalu dalam kondisi prima.


Label : Mesin

Comment

Your comment
Load More