Publikasi: 2 jam 30 menit yang lalu
Astra Honda Racing Team (AHRT) menuntaskan Seri 5 FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) a di Sepang International Circuit dengan semangat pantang menyerah. Meski diwarnai insiden menyakitkan di penghujung balapan serta kondisi lintasan yang penuh tantangan, skuad merah-putih berhasil mengamankan poin-poin krusial di tiga kelas berbeda sekaligus mengukuhkan posisi puncak di Klasemen Tim Asia Production 250 (AP250) menjelang seri pamungkas.
Kelas AP250 pada Race kedua menyuguhkan salah satu aksi paling heroik sekaligus dramatis sepanjang akhir pekan. Harus kembali menjalani hukuman start dari pit lane di P29, Rheza Danica Ahrens (#123) menunjukkan kelasnya lewat kecepatan yang luar biasa dengan CBR250RR. Melibas 22 pembalap hanya dalam empat lap, Rheza mencatatkan fastest lap balapan di angka 2:23,671 untuk langsung masuk dalam perburuan kemenangan. Usai merebut posisi kedua di lap terakhir, Rheza melancarkan serangan agresif demi mengambil alih pimpinan balapan di tikungan hairpin terakhir (Tikungan 15). Sayang, ia terjatuh saat melakukan pengereman keras. Setelah menjalani pemeriksaan medis di sirkuit, Rheza didiagnosa mengalami cedera patah tulang selangka (collarbone). Saat ini ia bertengger di posisi kedua klasemen pebalap dengan koleksi 108 poin.
Sementara itu, Irfan Ardiansyah (#16) tampil konsisten dari front row. Ia bertarung sengit bahu-membahu di grup tiga besar sepanjang delapan lap sebelum menyentuh garis finish di posisi keempat (+0,668 detik). Tambahan 13 poin ini mendongkrak posisinya ke peringkat ketiga klasemen dengan 106 poin—hanya berselisih dua angka dari rekan satu timnya. Muhammad Badly Ayatullah (#45) juga bertarung gigih dari posisi start ke-11. Menunjukkan racecraft yang tajam, Badly berhasil menembus rombongan terdepan hingga mengamankan posisi keenam (+2,005 detik). Kombinasi hasil ini sukses mempertahankan Astra Honda Racing Team di puncak Klasemen Tim AP250 dengan total 214 poin.
Di kelas Supersport 600 (SS600), Herjun Atna Firdaus (#46) melancarkan serangan agresif dari posisi tujuh untuk menempel ketat rombongan terdepan. Memacu CBR600RR hingga batas maksimal di tengah cuaca terik, Herjun terus membayangi zona podium sebelum akhirnya menuntaskan balapan di posisi keenam (+0,921 detik). Tambahan 10 poin memperkokoh posisinya di peringkat kelima klasemen (114 poin) sekaligus menjaga AHRT di peringkat kelima klasemen tim (152 poin).
Pada kategori Asia Superbike 1000 (ASB1000), Mohammad Adenanta Putra (#88) melesat dari posisi start ke-10. Saat memacu CBR1000RR-R miliknya dalam persaingan delapan besar, Adenanta sayangnya mengalami kendala rem depan memudar (brake fade) akibat suhu operasional yang sangat ekstrem. Demi mengutamakan keselamatan, Adenanta terpaksa masuk ke pit lane untuk mengatasi masalah teknis tersebut sebelum kembali ke lintasan demi mencatatkan lap dan mengumpulkan data telemetri, hingga akhirnya terklasifikasi di posisi ke-16. Ia kini menduduki peringkat ketujuh klasemen dengan 80 poin, sementara AHRT berada di posisi keenam klasemen tim.
Astra Honda Racing Team kini mengalihkan fokus penuh pada persiapan dan proses pemulihan pebalap menjelang seri penutup ARRC 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, siap bertarung habis-habisan demi memperebutkan mahkota juara.
"Di Race 2 hari ini saya mengalami kendala pada rem depan sejak awal lomba. Akibat suhu lintasan yang sangat tinggi, gejala brake fade terasa kian parah dan sangat berisiko. Demi keselamatan, saya harus masuk ke pit box agar tim bisa melakukan pengecekan sebelum kembali masuk lintasan untuk menuntaskan jarak balapan. Kami akan terus bekerja, mengevaluasi data, dan bersiap menghadapi seri terakhir di Buriram."
"Saya sudah berusaha sekuat tenaga hari ini untuk tetap bertahan di atas motor dan menjaga jarak bertarung dengan rombongan terdepan hingga akhir balapan. Saya mengerahkan segalanya di lintasan. Kami akan memetik pelajaran dari seri ini untuk dievaluasi."
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, memang tidak mudah start dari baris paling belakang namun saya tetap kuatkan tekad kembali bertarung di grup depan. Sayangnya berada di posisi kedua, saya terjatuh. Tim sudah bekerja sangat baik, saya akan fokus recovery dan mencoba kembali di seri terakhir nanti,”
"Secara keseluruhan balapan berjalan kuat. Saya sudah menekan semaksimal mungkin, meskipun hasil akhir belum sesuai dengan target. Namun, membawa pulang dua kali hasil lima besar melalui P5 dan P4 menjadi modal poin yang sangat solid untuk kami. Kami akan membawa momentum positif ini ke seri penutup di Thailand."
"Alhamdulillah, Race 2 memberikan hasil yang jauh lebih positif bagi kami. Kami berhasil membenahi kendala kemarin, dan memetik banyak pelajaran dari persaingan sengit di barisan depan. Progres kami sangat jelas, dan saya siap menuntaskan musim ini dengan lebih kuat di seri berikutnya."
AHRT Astra Honda Racing Team Astra Honda Racing School Moto3-JuniorGP World Championship FIM Junior GP Asia Road Racing Championship (ARRC)
06 September 2026 - administrator
24 Agustus 2026 - administrator