Cara Naik Motor Trail Yang Aman Di Medan Off-road

Publikasi: 1 tahun 1 bulan 1 hari 15 jam 30 menit yang lalu

Mengendarai motor trail memang memiliki tantangan tersendiri. Terlebih jika Anda memang naik motor jenis ini untuk melibas medan off-road. Ada teknik-teknik yang penting untuk dikuasai. Sebab jika tidak, ada potensi terjatuh dari motor, yang tentunya tidak Anda inginkan.

Anda mungkin sering melihat pengendara motor trail di jalan raya. Nah, mengendarai motor trail di area off-road memang berbeda dibanding membawanya melintasi jalan raya. Anda harus mempelajari posisi berkendara, dan membekali diri dengan perlengkapan riding gear yang mumpuni.

Apa saja yang harus diketahui sebelum naik motor trail off-road?

Untuk mengendarai motor trail di medan off-road, satu hal yang penting adalah menjaga keseimbangan. Sebab tentu saja, area off-road tidak semulus jalan raya di tengah kota. Ini dia yang harus Anda persiapkan kan lakukan.

1. Pakai riding gear yang aman

Perlengkapan berkendara ketika off-road ternyata berbeda dari yang biasanya dipakai ketika naik motor di jalan raya. Yang paling terlihat adalah helm-nya. Untuk helm off-road, bentuknya memiliki semacam moncong, untuk membantu memperlancar sirkulasi udara. Tujuannya, agar kaca helm tidak berembun. Oleh karena itu, jangan lupa juga untuk memilih helm yang dilengkapi dengan kacamata khusus kebutuhan off-road.

Selain helm, Anda juga harus mengenakan berbagai pelindung, mulai dari pelindung dada, siku, dan lutut. Pilih sepatu untuk off-road, yang memang berbahan kaku dan kuat melindungi kaki ketika sewaktu-waktu Anda terjatuh dan tertimpa motor.

2. Perhatikan postur ketika berkendara

Dengan postur berkendara yang benar, Anda bisa menjaga keseimbangan waktu naik motor trail di medan off-road. Caranya, saat Anda menikung ke kiri, tubuh cenderung ke arah berlawanan, yaitu kanan. Jadi, Anda bisa memperoleh keseimbangan dan posisi badan tetap tegak. Begitu pula waktu menikung ke kanan, tubuh mesti condong ke arah kiri.

Selain itu, ketika menikung ke kiri, misalnya. Kaki kanan harus lebih menjejak footstep, supaya cengkeraman roda belakang menjadi lebih kuat. Sementara itu, kaki kiri diluruskan ke arah depan, untuk menjaga keseimbangan, sekaligus mengurangi risiko motor menimpa tubuh ketika terjatuh.

Untuk posisi tangan, pastikan tangan kiri lurus, ketika Anda menikung ke kiri. Sementara itu, tekuk tangan kanan, dengan posisi siku terangkat. Jadi ketika menikung ke kanan, lutuskan tangan kanan, dan tekuk tangan kiri sekaligus angkat sikunya.

3. Pelajari posisi untuk menanjak dan turunan

Selain postur berkendara, posisi duduk pun bisa memengaruhi keseimbangan. Untuk mengendarai motor trail di area off-road, duduklah dengan maju, tapi tentu saja jangan sampai duduk di atas tangki, ya! Posisi duduk mepet ke depan ini, mampu menekan suspensi ke depan. 

Namun waktu menanjak, sebaiknya Anda berkendara dengan cara berdiri, dengan tubuh condong ke depan, agar bobot tidak dititikberatkan di bagian belakang motor. Rumus yang sama berlaku di turunan juga.

Meski sudah mengetahui berbagai tips dan trik naik motor trail di medan off-road, Anda tetap perlu berlatih agar tubuh semakin seimbang. Selain itu, berlatih juga bisa mengasah refleks tubuh di berbagai situasi off-road.

Referensi:

https://otomotif.kompas.com/read/2021/10/03/100100615/tips-bawa-motor-trail-di-trek-off-road-agar-tak-mudah-jatuh

https://moladin.com/blog/tips-naik-motor-offroad-untuk-pemula/

Label : Trail Safety Riding Tips Motor Motor Trail Naik Motor Trail Off-road

Comment

User Comment

Your comment

Load More