Cuekin Masalah Kabel Busi Dan Koil, Ini Akibatnya!

Publikasi: 25 hari 12 jam 20 menit yang lalu

Apa yang bisa terjadi ketika gebetan tak lagi memberikan perhatian alias cuek? Anda dapat tiba-tiba memiliki pikiran buruk terhadapnya, dan bahkan terbakar cemburu buta. Nah, apa jadinya kalau hal serupa terjadi pada kabel busi dan koil motor? Ada yang kebakaran juga, tapi tentunya bukan perasaan.

Kalau masalah kabel busi dan koil terus-menerus diabaikan, maka motor Anda bisa terbakar! Apalagi, pembungkus keduanya terbuat dari material berbahan karet.

Tips antisipasi kebakaran pada motor

Sebagai langkah antisipasi, ada baiknya Anda mempelajari langkah-langkah berikut ini dan lebih mengenal setiap sudut motor kesayangan.

1. Memperhatikan sumber panas

Ada berbagai komponen yang berhubungan dengan bahan bakar pada bagian mesin kendaraan, termasuk motor. Beberapa di antaranya adalah pipa atau selang bahan bakar, regulator, dan pompa. Coba pelajari jalur komponen tersebut, terlebih jika posisinya berada di atas komponen pengapian, termasuk kabel busi dan koil.

Waspadailah setiap potensi rembesan bahan bakar pada setiap komponen tersebut. Sebab apabila kebocoran tersebut mengenai koil, motor pun jadi berisiko tinggi mengalami kebakaran. Oleh karena itu, apabila Anda mencurigai adanya kebocoran bahan bakar, yang bisa dideteksi melalui bau bensin, tak ada salahnya memeriksakan motor kesayangan ke bengkel tepercaya. 

2. Memantau tetesan bahan bakar 

Masih berkaitan dengan tips sebelumnya, Anda pun harus memantau tetesan bahan bakar tersebut. Setiap rembesan bahan bakar memang harus diperhatikan. Terlebih apabila mengenai koil dan kabel busi yang sudah bocor. 

Risiko bertambah tinggi ketika kebocoran bahan bakar ini muncul di atas alternator, yang memiliki fungsi sebagai pengisi daya listrik ke aki. Soalnya, ‘bentuknya’ relatif terbuka dan memang rawan terkena tetesan bahan bakar. 

Ini penyebab busi terbakar

Selain dua langkah penting tersebut, penting juga untuk memahami penyebab elektroda busi dan insulator terbakar, sebagai berikut ini.

  • Tingkat panas busi yang dipilih, tidak sesuai
  • Pemakaian bensin oktan rendah yang sangat sering
  • Cepatnya pengapian
  • Kurang baiknya campuran bahan bakar serta udara
  • Buruknya pendinginan

Untuk mengatasinya, sebaiknya Anda memilih busi dengan tingkat panas lebih tinggi. Selain itu, pilih bensin dengan oktan yang lebih tinggi. Jangan lupa memeriksa sistem pendinginan, dan memastikan pengaturan karburator. 

Apabila merasa kesulitan melakukannya, mintalah bantuan mekanik langganan Anda!

Referensi

https://mediaindonesia.com/otomotif/273086/simak-ini-kiat-mendeteksi-potensi-kebakaran-pada-kendaraan

https://otomotif.okezone.com/read/2016/11/12/15/1539942/penyebab-badan-insulator-dan-elektroda-busi-terbakar

Label : Cari Aman Safety Riding Tips Merawat Motor Tips Motor Honda #hondacare Busi Motor

Comment

User Comment

Your comment

Load More