Jangan Panik Berhadapan Dengan Kendaraan Besar! Kuasai 3 Trik #Cari_Aman Ini Saat Menyalip

Publikasi: 10 hari 17 jam 28 menit yang lalu

Berhadapan dengan kendaraan berdimensi raksasa seperti truk tronton atau bus antarkota di jalan raya sering kali membuat nyali kita menciut.

Bodinya yang memakan separuh ruas jalan dan hembusan anginnya yang kencang memang cukup mengintimidasi para pengendara roda dua.

Dalam situasi seperti ini, tidak sedikit bikers yang mendadak panik.

Ada yang ragu-ragu untuk mendahului hingga akhirnya mengekor terlalu lama menghirup asap knalpot, atau sebaliknya, nekat memotong jalur secara ugal-ugalan tanpa perhitungan.

Keduanya sama-sama menyimpan risiko kecelakaan yang sangat fatal.

Menyalip kendaraan besar bukanlah ajang unjuk kebolehan atau keberanian semata, melainkan sebuah manuver yang menuntut perhitungan dan ketenangan tingkat tinggi.

Biar perjalanan Brosis tetap lancar dan nyawa tetap aman, yuk kita bedah tiga trik jitu menaklukkan kendaraan besar di jalan raya!

1. Pantang Asal Potong, Perhitungkan Jarak & Pahami Area Blind Spot

Aturan emas pertama sebelum memutuskan untuk bermanuver adalah memastikan bahwa jarak pandang Brosis ke arah depan benar-benar bersih dan lapang.

Pantang hukumnya menyalip kendaraan besar saat berada di tikungan tajam, tanjakan, atau persimpangan jalan karena arah pandang kita tertutup total oleh bodi raksasanya.

Selain memperhatikan kondisi jalanan di depan, Brosis juga wajib memahami kelemahan utama dari sang sopir, yaitu area titik buta (blind spot).

Kendaraan angkutan berat memiliki area blind spot yang sangat masif, baik di sisi kiri, kanan, tepat di depan bemper, maupun di bagian belakang.

Jangan pernah berkendara berlama-lama sejajar di samping roda truk atau tepat di belakang baknya.

Posisikan motor Brosis di area yang bisa terlihat oleh kaca spion utama sang sopir. Jika Brosis tidak bisa melihat wajah sopir dari pantulan kaca spionnya, berarti sang sopir juga tidak bisa melihat keberadaan Brosis.

Untuk menambah wawasan keselamatan, Brosis wajib mempelajari titik-titik blind spot saat berkendara agar selalu #Cari_Aman di jalan raya.

2. Etika Komunikasi di Aspal, Wajib Gunakan Lampu Sein & Klakson Pendek

Menjadi pengendara "ninja" yang menyalip dalam diam adalah sebuah kesalahan besar.

Di jalan raya, komunikasi antar-pengendara adalah kunci utama keselamatan. Sopir truk tidak memiliki kekuatan telepati untuk menebak ke mana arah motor Brosis akan bermanuver.

Sebelum menarik gas untuk mendahului, Brosis wajib menyalakan lampu sein ke arah kanan setidaknya 30 meter sebelum mengeksekusi manuver.

Lampu sein adalah bahasa universal yang menandakan niat Brosis untuk mengambil alih jalur.

Setelah lampu sein menyala, sempurnakan komunikasi Brosis dengan memberikan isyarat suara berupa bunyian klakson pendek (cukup tekan sekali atau dua kali secara singkat) atau berikan kedipan lampu jauh (dimmer) jika berkendara di malam hari.

Isyarat ini sangat penting untuk "membangunkan" konsentrasi sang sopir dan memastikan ia menyadari kehadiran Brosis di sisi kanannya.

Brosis bisa menyimak lebih dalam mengenai cara jitu menyalip di jalan raya agar teknik manuver ini semakin matang.

3. Tarikan Gas Mantap, Manfaatkan Momentum Tanpa Ragu-Ragu

Ragu-ragu adalah musuh terbesar saat kita sedang berada di lajur kanan untuk mendahului.

Saat Brosis sudah berada di posisi setengah bodi truk dan mendadak ragu lalu menurunkan kecepatan, Brosis akan terjebak di area blind spot paling berbahaya.

Teknik yang benar adalah dengan melakukan pengereman perlahan sebelum menyalip untuk mengatur jarak aman dan membaca momentum.

Brosis bisa mempraktikkan cara menggunakan rem yang baik dan benar agar deselerasi motor tetap stabil sebelum mengambil keputusan.

Begitu celah di jalur berlawanan dipastikan kosong dan aman, putar tuas gas Brosis secara mantap dan konsisten.

Manfaatkan lonjakan torsi instan dari mesin eSP+ yang tertanam di skutik seperti Honda Vario Evo 160 untuk mendahului dengan secepat dan seaman mungkin.

Setelah berhasil melewati bodi depan truk, kembalilah ke lajur kiri dengan mulus tanpa memotong terlalu dekat (mengerem mendadak) di depan bemper truk tersebut.

Siap Tampil Gesit & Percaya Diri di Jalan Raya?

Menaklukkan kerasnya lalu lintas perkotaan tentu akan terasa jauh lebih mudah dan menenangkan jika Brosis didukung oleh partner berkendara yang memiliki akselerasi responsif dan handling yang lincah.

Jangan biarkan motor lawas yang tarikannya sudah ngempos membahayakan keselamatan Brosis saat harus bermanuver di jalan raya.

Segera kunjungi jaringan dealer resmi Wahana Honda terdekat di wilayah Jakarta dan Tangerang untuk menemukan lini motor matic terbaru yang gesit dan bertenaga!

Dapatkan informasi mengenai skema angsuran bulanan yang sangat ringan, lengkap dengan penawaran uang muka yang bersahabat bagi kantong Brosis.

Yuk, jadilah pengendara yang cerdas, tertib, dan selalu utamakan keselamatan di mana pun berada!

CEK HARGA, SPESIFIKASI & PROMO MOTOR HONDA TERBARU DI SINI!

Edukasi Safety Riding

Berita Terkait