Kenapa Bearing Motor Harus Diganti Barengan?

Publikasi: 4 bulan 11 hari 18 jam yang lalu

Apakah Anda pernah mengamati ini: setiap roda motor memiliki dua bearing yang masing-masing terpasang pada sisi kiri dan kanan? Pada motor matic, jumlahnya biasanya ada satu, terletak di roda belakang.

Seiring usia pemakaian, bearing pun harus diganti. Memang sih, tidak ada patokan usia motor untuk mengganti bearing. Namun yang jelas begitu rusak, tentu saja Anda harus mengganti bearing tersebut. Sayangnya, selama ini para pemilik motor masih belum memahami kalau penggantian bearing tersebut harus dilakukan bersamaan.

2 Alasan bearing harus diganti berbarengan

Umumnya, Anda harus mengganti bearing ketika usia motor sudah lewat 3 tahun. Namun bisa juga lebih cepat, jika motor sering menerjang genangan banjir atau jalanan yang rusak. Nah, saat tiba waktunya untuk mengganti bearing, ingatlah untuk menggantinya bersamaan. Jangan satu-satu. Ini tentu saja berlaku untuk motor dengan dua bearing, termasuk motor bebek dan motor sport.

Kok begitu? Ini penjelasannya.

1. Agar bearing baru bisa awet

Apabila Anda mengganti hanya salah satu bearing, maka bearing yang baru ini bisa cepat rusak. Sebab biasanya, bearing baru tidak akan awet lama, jika penggantiannya hanya dilakukan untuk salah satu. Selain itu, bearing lama yang tidak terganti ini, tidak bisa bekerja dengan baik lagi. Akibatnya, si bearing baru harus menanggungnya, dengan bekerja lebih keras. Jadi tidak heran, kalau bearing baru akhirnya pun tidak tahan lama.

2. Menghindari kerusakan bearing lama

Alasan lain pentingnya mengganti bearing bersamaan adalah untuk mengindari kerusakan pada bearing lama. Kalau sampai rusak, laju motor pun bisa tidak stabil. Lama-kelamaan tanpa Anda sadari, cakram atau velg juga bisa jadi korbannya.

Fungsi bearing pada roda motor

Setelah mengetahui pentingnya mengganti bearing secara bersamaan, apakah Anda sudah ngeh sebenarnya, apa sih fungsi bearing pada roda motor? Bearing, atau yang juga disebut sebagai laher, berperan penting dalam meredam kejutan pada roda, ketika Anda berkendara melewati jalanan yang rusak atau tidak rata.

Jadi kalau sampai bearing ini rusak, keselamatan berkendara pun taruhannya. Untuk mendeteksi kerusakannya, Anda bisa mengamati ciri-ciri berikut ini:

• Muncul suara kasar

• Kemudi motor bergetar

• Roda depan mulai goyang

Demi keamanan dan keselamatan, jangan pernah lupa memeriksa kondisi bearing, ya!

Referensi

https://www.gridoto.com/read/222734755/bearing-roda-motor-tidak-diganti-sekaligus-sebabkan-efek-negatif-ini?page=all

https://www.astramotor.co.id/laher-bermasalah-bisa-berbahaya-yuk-kenali-ciri-ciri-dan-cara-memperbaikinya/#:~:text=Laher%20juga%20dikenal%20dengan%20nama,%2C%20berlubang%2C%20atau%20tidak%20rata.&text=Apalagi%20laher%20adalah%20salah%20satu%20komponen%20yang%20menjamin%20keamanan%20pengendaranya.


Label : Tips Merawat Motor Tips Motor Honda Bearing Motor

Comment

User Comment

Your comment

Load More