Mensiasati Agar Ban Tidak Bocor Alus

Publikasi: 1 bulan 19 hari 1 jam 57 menit yang lalu

Ban kendaranan baik motor dan mobil, bisa mengalami bocor halus. Dan pasal bocor alus itu kerap  tidak disadari pengendara 

Memang,  ban yang mengalami bocor halus kerap sulit dideteksi. Bahkan baru bisa terlihat beberapa hari kemudian saat ban telah benar-benar  dalam kondisi kempes.

Mengapa Ban bisa bocor halus. Ternyata hal itu bisa disebabkan oleh :

1. Ban Aus

Faktor ban aus menjadi sebab awal terjadinya bocor halus. Ban yang sudah menipis membuat benang atau serat baja keluar dan menusuk ban bagian dalam. 

2. Tertusuk Benda atau Kerikil 

Biasanya kerikil  tajam menyelinap pada sela-sela ban. Ini jadi salah satu yang menyebabkan ban bocor halus. Ujung batu yang tajam perlahan menusuk ke dalam karena mendapat tekanan saat kendaraan berjalan dan akhirnya menembus ban.

3. Pentil Bocor

Jika kondisi ban dalam keadaan prima, cobalah periksa  bagian pentil ban. Kebocoran pentil  juga tak  bisa terlihat mata. Pentil harus diganti dengan yang baru di bengkel.

4. Bekas Tambalan Ban

Setiap ban yang  pernah punya tambalan berpotensi memiliki bocor halus. Biasanya, para penambal ban kadang memperbesar lubang  atau posisi tambalan kurang pas sehingga terjadi bocor halus.

5. Pelek Penyok

Pelek yang  sering menghantam keras lubang jalanan perlu sering diperiksa kondisinya. Jika terdapat retakan atau penyok pada pelek bisa menyebabkan celah bagi angin untuk keluar.

Jika Terlanjur Kempes

Jika band terlanjur kempes, jelas   akan menyulitkan membawanya ke bengkel. Ini juga membahayakan jika kendaraan  dipaksa melaju. 

Sebetulnya ada beberapa langkah yang bisa digunakan untuk mengatasi ban yang bocor halus, sebelum terlanjur parah dan dibawa ke bengkel. Perhatikan ini :

1. Gunakan cairan anti bocor. Cairan ini  efektif menutup lubang pada ban akibat sobek halus karena tersentuh benda tajam. 

2. Namun cairan ini hanya bisa digunakan pada ban jenis tubeless. dan inipun harus rutin memeriksa tekanan angin agar cairan tidak mengkristal dan menyumbat area pentil.

3. Cari dan Tandai Area yang Bocor 

denga cara menyiram seluruh bagian ban  bantuan air sabun. Lalu pompa ban dan putar perlahan sambil menyiram air sabun. Gosok-gosok permukaan ban. Perhatikan permukaan yang muncul gelembung udara, berarti di area tersebut adalah sumber kebocoran.

4. Menambal adalah cara terakhir jika kondisi ban memang tidak dapat lagi tertangani lagi.

Pada ban tubeless tambal menggunakan string tubeless sementara pada ban yang menggunakan ban dalam, bisa ganti dengan yang baru atau menambalnya.

Ban dalam yang memiliki beberapa tambalan membuat perputaran ban menjadi tidak rata dan rawan kecelakaan.

Demikianlah yang menjadi penyebab  ban bocor halus dan cara mengatasinya. Sebelum beraktivitas, ada baiknya selalu periksalah ban motor,  dan rutinlah memeriksa tekanan angin agar ban lebih awet masa pakainya.


Label : Cari Aman Safety Riding Tips Merawat Motor Ban Motor #hondacare Ban Bocor Tips Ban Bocor

Comment

User Comment

Your comment

Load More