Tips Aman Memboncengkan Anak Kecil Dengan Motor

Publikasi: 7 bulan 18 hari 20 jam 19 menit yang lalu

Berkendara dengan buah hati tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para orang tua. Selain dapat memberikan pengalaman baru bagi mereka, berkendara dengan anak juga dapat meningkatkan ikatan serta kedekatan di antara keduanya.

Tak heran jika  banyak orang tua yang sering mengajak buah hati mereka berkeliling kota untuk sekadar menikmati pemandangan atau berekreasi ke spot-spot tertentu. Nah, bagi Anda yang ingin mengajak si kecil berkendara setidaknya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Seluruhnya menyangkut keselamatan serta kenyamanan Anda dalam berkendara di jalan raya.

Apa saja itu? Simak lengkap artikelnya berikut ini ,ya!

Tips Aman Memboncengkan Anak Kecil dengan Motor

1. Pastikan buah hati Anda sudah cukup umur

Tips pertama yang harus diperhatikan adalah usia dari anak Anda tersebut. Apakah sudah cukup umur untuk diajak berkendara atau malah sebaliknya?

Bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh. Hindari membawa buah hati yang masih berusia di bawah 3 bulan. Karena imun tubuhnya yang masih rendah dan rentan terkena penyakit. Di atas usia tersebut, Anda boleh membawanya tentu dengan memperhatikan berbagai macam aspek keselamatan, ya. 

Untuk anak yang berusia di bawah 5 tahun, Anda bisa memboncengkan mereka dengan mengikatkan tali atau jarik di sekitar tubuh anak agar menempel di tubuh Anda. Cara ini digunakan demi menghindari kemungkinan terburuk seperti anak yang tiba-tiba melepas pegangannya saat mengantuk di jalan.

2. Boncengkan anak di belakang

Yup, tak banyak orang tua yang tahu bahwa cara paling tepat untuk mengajak anak berkendara adalah dengan menaruh mereka di jok belakang. Hal  ini bertujuan menghindarkan anak dari polusi udara secara langsung hingga terpaan angin, terlebih saat Anda berkendara di tengah malam. Yang mana kondisi angin akan jauh lebih dingin dan tidak baik untuk kesehatan anak-anak.

3. Lengkapi peralatan berkendara untuk anak

Demi menunjang keselamatan buah hati, pastikan Anda juga sudah menyiapkan seluruh peralatan yang dibutuhkan. Mulai dari helm khusus untuk anak, jaket yang cukup tebal untuk menghindari terpaan angin, masker, kacamata hingga sarung tangan.

Terlebih jika Anda akan mengajak buah hati berkendara dalam jarak jauh, ya. Seluruh perlengkapan tersebut harus dikenakan pada anak untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.

4. Patuhi peraturan lalu lintas yang berlaku

Tak hanya lampu merah, ada begitu banyak tanda rambu-rambu lalu lintas di jalan raya. Sebagai orang tua yang baik, Anda harus memberikan contoh pada anak untuk taat terhadap peraturan lalu lintas yang berlaku.

Mulai dari memberikan pemahaman kecil mengenai tanda-tanda yang sering ditemui di jalan. Seperti dilarang parkir, dilarang memutar balik, dilarang belok kiri dan masih banyak lagi lainnya. Perlahan namun pasti, anak juga akan mencontoh apa yang diajarkan oleh orang tuanya.

5. Jangan ngebut di jalan saat memboncengkan anak

Selain berbahaya,  berkendara dengan kecepatan tinggi saat memboncengkan anak juga dapat menciptakan rasa takut tersendiri bagi mereka. Sebab, hal ini dapat memicu terjadinya trauma berkepanjangan, lho.

So, alih-alih berkendara dengan kecepatan tinggi atau ngebut saat bersama anak, turunkanlah kecepatan motor Anda. Maksimal kecepatan yang bisa Anda tempuh adalah 60 km/jam. Ingat, untuk selalu memperhatikan keamanan dalam berkendara dan prioritaskan keselamatan diri serta keluarga Anda.

Nah, itulah tadi beberapa  tips aman untuk membawa anak berkendara bersama di jalan raya. Jangan sampai kelalaian orang tua justru memberikan risiko tersendiri bagi anak. Selamat berkendara!

Label : Cari Aman Safety Riding Tips Motor Honda Tips Boncengan Tips Boncengan Dengan Anak Kecil

Comment

User Comment

Your comment

Load More