Badly Ayatullah Raih Podium Ganda Yang Gemilang Di ATC Sepang

Publikasi: 11 bulan 14 hari 4 jam 23 menit yang lalu

Usai jeda tiga setengah bulan, empat pebalap Indonesia di Asia Talent Cup kembali beraksi pada Minggu (3/8) di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, yang menjadi tuan rumah dua balapan untuk Putaran 3 kejuaraan musim ini.

Itu merupakan hari yang gemilang bagi Badly Ayatullah, yang berhasil mengklaim dua posisi ketiga – podium pertamanya di Asia Talent Cup. Meskipun ini adalah kunjungan pertamanya ke Sirkuit Internasional Sepang, sang pebalap berusia 16 tahun tak pernah berada di luar posisi kelima sepanjang akhir pekan setelah menempati grid start keempat dalam kualifikasi Sabtu (2/8).

Pada Race 1, Ayatullah terlibat dalam pertarungan sengit dengan Seiryu Ikegami untuk memperebutkan posisi kedua. Pebalap Indonesia ini akhirnya mengamankan finis ketiga, terpaut 10 detik dari pemenang balapan, Ryota Ogiwara.

Ayatullah lalu tampil lebih kompetitif pada Race 2, yang mana ia terlibat dalam pertarungan lima pembalap untuk memperebutkan kemenangan. Pada lap terakhir, ia berhasil mengatasi tantangan Alfonsi Daquigan dan Haruki Matsuyama untuk mengemas posisi ketiga, hanya berjarak 0,5 detik dari Ogiwara yang keluar sebagai pemenang – posisi terdekat Ayatullah dengan pemenang balapan dalam karier di ATC sejauh musim ini. Hasil itu pun membuatnya naik dari peringkat ketujuh ke peringkat keempat klasemen kejuaraan.

Hari Minggu juga merupakan hari yang positif bagi Davino Britani. Setelah kualifikasi dari posisi kesembilan, pebalap asal Banten ini bertarung dengan tujuh pebalap lainnya untuk memperebutkan posisi kesembilan dalam Race 1. Ia akhirnya finis ke-11. Kendati suhu sempat naik dari 28 menjadi 30 derajat saat Race 2, Britani tetap berperforma kompetitif saat berebut posisi keenam melawan empat pebalap lainnya. Pada akhirnya, ia berhasil meraih poin yang bagus usai finis posisi kesepuluh.

Alvaro Mahendra mengalami hari Minggu yang sulit di Malaysia. Pebalap yang merayakan ulang tahun ke-16 pekan lalu itu tak memulai balapan dengan baik setelah start dari posisi ke-17 dalam Race 1. Kontak dengan pebalap lain menyebabkan masalah pada rem depan motornya, yang memaksanya untuk mundur. Ia kemudian mengalami masalah dengan cengkeraman belakang sepanjang Race 2, tetapi masih mampu meraih finis ke-18 yang cukup baik.

Sementara itu, Nelson Cairoli menikmati perkembangan yang solid. Usai menduduki grid start ke-20, pebalap berusia 14 tahun ini kurang agresif pada awal Race 1, yang membuatnya tertinggal dari rombongan di depannya. Ia akhirnya finis di posisi ke-19. Namun, setelah awal Race 2 yang sulit, Cairoli mampu bangkit dengan impresif dan mencatatkan satu poin berkat finis ke-15, menunjukkan banyak potensi yang dimilikinya.

Para pebalap kini memiliki waktu lebih dari sebulan untuk mempersiapkan diri menghadapi Putaran 4 Asia Talent Cup 2025, yang bakal digelar berbarengan dengan Grand Prix Jepang di Motegi pada 27 dan 28 September mendatang.

Pernyataan

Alvaro Hetta Mahendra #3

Race 1: DNF, Race 2: P18

"Start yang kurang baik menghilangkan fokus saya untuk mendapatkan poin dalam Race 1. Ditambah lagi, saya mengalami kontak dengan pebalap lain pada Lap 5. Itu membuat masalah di bagian pengereman depan motor sehingga saya tidak bisa melanjutkan balapan. Dalam Race 2 saya hampir mengalami highside di Tikungan 2 pada lap pertama. Saya merasakan bagian belakang motor yang selalu melintir. Ini menjadi kesulitan saya untuk mencetak waktu yang optimal sepanjang balapan. Saya akan mengevaluasi ini dan akan menemukan cara untuk mengatasinya."

Davino Britani #7

Race 1: P11, Race 2: P10

“Saya melakukan start dengan baik, tetapi sayangnya terkendala di tikungan pertama. Selama jalannya balapan saya mencoba bertarung melawan tujuh pembalap lainnya dalam perebutan posisi sembilan besar. Saya sangat bersemangat menghadapi Race 2 kali ini, karena sepanjang balapan saya menunjukan peningkatan dan bisa bersaing dalam enam besar. Berada di grup yang lebih kencang, saya merasa masih banyak hal yang perlu saya tingkatkan terutama cara menyalip. Saya akan memperbaikinya pada putaran di Motegi nanti."

M. Badly Ayatullah M. #13

Race 1: P3, Race 2: P3

“Alhamdulillah ini podium perdana saya di ATC, walaupun ini kali pertama saya tampil di Sirkuit Sepang. Sepanjang balapan, saya mencoba mengikuti kecepatan pebalap yang berada dalam tiga besar. Start yang cukup baik, tetapi sayang, kecepatan saya memang belum secepat Ryota Ogiwara saat Race 1. Namun, saya sangat senang bisa bertarung dengan pebalap senior seperti Seiryu Ikegami. Pada awal lap Race 2 saya sempat tertinggal oleh grup terdepan karena ada pebalap yang jatuh di depan saya. Namun, saya mencoba tetap fokus dan menjaga ritme balap hingga akhirnya bisa bertarung kembali untuk posisi pertama pada empat lap terakhir. Meskipun finis P3, saya senang karena dalam Race 2 ini saya bisa memangkas jarak dengan pembalap terdepan."

Nelson Cairoli Ardheniansyah #17

Race 1: P19, Race 2: P15

“Pada awal Race 1, saya kehilangan kecepatan sehingga tertinggal rombongan. Saya akan mencoba untuk lebih agresif saat awal balapan agar dapat terus berada dalam grup untuk mendapatkan poin. Kemudian pada awal start Race 2, saya harus kembali tertinggal rombongan akibat ada pebalap yang mengalami highside di depan saya. Namun, saya berusaha mengejar rombongan tersebut dan akhirnya bisa finis P15. Ini merupakan satu poin yang berharga, mengingat saya belum bisa maksimal saat Race 1 sebelumnya."

Informasi Sirkuit

Sirkuit Internasional Sepang (Malaysia)

Asia Talent Cup, Putaran 3 - 1-3 Agustus 2025

Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia merupakan salah satu sirkuit terbaik di dunia. Kompleks seluas 2.300 hektar ini dibangun pada 1998 dengan biaya sekitar 50 juta Poundsterling. Setelah 14 bulan konstruksi, sirkuit ini menggelar balapan Grand Prix pertamanya pada April 1999 dan sejak itu rutin masuk dalam kalender MotoGP.

Lintasannya yang lebar sangat menguntungkan untuk manuver menyalip dan memiliki beberapa titik di mana motor dapat melaju dengan bebas. Balapan di sini sangat menantang para pembalap karena suhu panas dan kelembapan yang ekstrem. Sepang terletak sekira 50 km sebelah selatan Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia.

Asia Talent Cup Astra Honda Racing Team Davino Britani Badly Ayatullah Nelson Cairoli Ardheniansyah

Berita Terkait