Cara Rem Mendadak Yang Tepat Untuk Motor Kopling

Publikasi: 1 tahun 2 bulan 15 hari 4 jam 10 menit yang lalu

Melakukan rem mendadak ternyata membutuhkan teknik tersendiri agar Anda dan pengguna jalan di sekitar tetap aman. Apabila ada kondisi di depan yang mengharuskan Anda untuk mengerem, melakukan tekniknya secara benar, menjadi hal yang penting. 

Selama dilakukan dengan benar, hard brake atau rem mendadak tak jadi soal. Namun jika tidak, maka keselamatan Anda dan orang-orang di sekitar pun menjadi taruhannya. Oleh karena itu, pelajarilah cara rem mendadak dengan mengutamakan aspek keselamatan, seperti berikut ini.

Teknik aman rem mendadak

Ada sejumlah teknik aman untuk melakukan pengereman mendadak saat naik motor kopling di jalan raya. Seperti apa tekniknya?

1. Pertahankan posisi motor

Langkah pertama adalah memastikan motor tetap dalam posisi lurus. Dengan posisi ini, Anda bisa terhindar dari slip dan pengereman akan berlangsung optimal.

2. Pakai kombinasi rem

Ketika hendak melakukan pengereman mendadak, gunakan rem belakang dan depan. Namun, dengan porsi berbeda, yaitu 75 persen pada rem depan dan 25 persen untuk rem belakang.

3. Ubah posisi tubuh

Geser tumpuan berat badan kembali ke jok motor. Selain itu, pastikan telapak tangan menggenggam setang dengan erat, supaya Anda tidak tergelincir ke arah depan.

4. Manfaatkan engine break

Engine break dikenal sebagai teknik mengurangi kecepatan motor menggunakan bantuan mesin. Hal ini memang disarankan untuk tidak sering dipakai. Namun, Anda bisa memanfaatkannya ketika harus melakukan pengereman mendadak. Caranya adalah dengan menarik tuas kopling dan melanjutkannya dengan menurunkan gigi ke gigi rendah.

5. Tetap tenang

Apabila roda belakang terkunci, tetap tenang dan jangan panik. Jangan sampai Anda keburu panik dan malah langsung melepaskan tuas rem depan setelah rem mendadak.

Ancaman yang harus diwaspadai waktu rem mendadak

Umumnya, ancaman yang paling diwaspadai ketika hendak melakukan pengereman mendadak adalah kendaraan atau kondisi dari arah depan. Padahal, kendaraan di belakang juga tetap harus dipantau. 

Soalnya ketika Anda melakukan pengereman mendadak, ada risiko ditabrak dari belakang. Oleh karena itu, selalu pastikan kondisi jalanan dari dua arah. Apabila ada kendaraan di belakang saat Anda ingin melakukan rem mendadak, jangan langsung mengerem, melainkan tetap mempertahankan kecepatan sesaat, dan sebisa mungkin menghindari rintangan.

Referensi

https://www.gridoto.com/read/221018904/cara-mengerem-motor-yang-benar-dalam-keadaan-darurat

https://www.gridoto.com/read/221695296/jangan-sering-lakukan-engine-brake-di-motor-ini-efek-sampingnya

https://otomotif.kompas.com/read/2020/10/28/124200115/waspada-kondisi-belakang-motor-saat-harus-rem-mendadak

Label : Cari Aman Safety Riding Wahanahonda Kopling Motor Rem Mendadak

Comment

User Comment

Your comment

Load More