Evaluasi Dompet Tengah Tahun! Berapa Banyak Uang Yang Bisa Dihemat Kalau Pindah Ke Honda EM1 E:?

Publikasi: 20 jam 47 menit yang lalu

Tidak terasa kita sudah melewati pertengahan tahun. Bagi Brosis yang bekerja harian atau komuter aktif di wilayah Jabodetabek, ini adalah momen paling pas untuk duduk sejenak dan mengevaluasi pengeluaran bulanan. 

Coba buka kembali riwayat transaksi perbankan atau hitung kembali sisa uang belanja sejak bulan Januari lalu.

Di antara semua pos pengeluaran, biaya transportasi harian sering kali menjadi salah satu penyedot saldo terbesar yang tidak disadari. 

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang terus merangkak naik membuat banyak dari kita harus rela menyisihkan porsi pendapatan yang cukup besar hanya agar bisa sampai ke tempat kerja.

Jika Brosis merasa dompet mulai terasa tipis akibat terus-menerus mengantre di SPBU, saatnya melirik alternatif masa depan yang jauh lebih bersahabat: Honda EM1 e:. 

Yuk, kita lakukan audit pengeluaran sederhana untuk melihat seberapa besar uang yang bisa Brosis selamatkan jika beralih ke motor listrik Honda sekarang juga!

1. Audit Pengeluaran BBM, Beli Bensin Terasa Jadi "Bocor" Dompet

Mari kita buat sebuah simulasi perhitungan yang sangat mudah. Anggaplah dalam sehari Brosis menempuh jarak komuter harian sekitar 40 kilometer (pergi-pulang kantor atau kampus).

Jika Brosis menggunakan motor matic konvensional berbahan bakar bensin nonsubsidi:

  1. Dengan rata-rata konsumsi BBM motor matic konvensional sekitar 45 kilometer per liter, Brosis membutuhkan sekitar 26,6 liter bensin setiap bulannya.
  2. Dengan asumsi harga bensin non subsidi saat ini berada di kisaran Rp 13.000 per liter, maka pengeluaran bensin bulanan Brosis adalah sekitar Rp 345.800.
  3. Jika ditarik hitungan tengah tahun atau Year-to-Date (YTD) selama 6 bulan terakhir, total uang bensin yang menguap di jalan raya mencapai Rp 2.074.800. 

Angka yang lumayan besar hanya untuk urusan "membakar" energi, bukan?

2. Hitung-hitungan Riil Beralih ke Honda EM1 e:

Sekarang, mari kita bandingkan dengan motor listrik Honda EM1 e: menggunakan dua skenario pengisian daya yang sangat praktis dan fleksibel dari Honda.

Skenario A: Mengisi Daya Mandiri di Rumah (Home Charging) 

Untuk menempuh jarak sekitar 41,1 kilometer, baterai Honda Mobile Power Pack e: (MPP e:) hanya membutuhkan daya sekitar 1,5 kWh saat dicas dari kosong hingga penuh. 

Dengan tarif listrik rumah tangga berkisar Rp 1.500 per kWh, biaya sekali cas penuh tidak sampai Rp 2.500! 

Jika Brosis melakukan pengisian daya setiap hari (30 kali sebulan), pengeluaran bulanan Brosis hanya sekitar Rp 75.000. Secara YTD (6 bulan), total biayanya hanya Rp 450.000.

Uang yang Berhasil Dihemat (YTD): Rp 2.074.800 - Rp 450.000 = Rp 1.624.800! Hampir dua juta Rupiah uang tunai bersih berhasil Brosis selamatkan.

Skenario B: Tukar Baterai Praktis di Stasiun BEx 

Brosis tipikal yang super sibuk dan malas menunggu cas? Tinggal mampir ke stasiun Bex untuk melakukan tukar baterai instan di stasiun penukaran Honda Power Pack Exchanger e: (BEx). 

Tarifnya pun sangat murah, hanya Rp 8.000 per penukaran baterai untuk menempuh jarak hingga 40 kilometer. 

Jika Brosis melakukan penukaran baterai setiap hari (30 kali sebulan), total biaya bulanan Brosis adalah Rp 240.000. Secara YTD (6 bulan), biayanya terkumpul sebesar Rp 1.440.000.

Uang yang Berhasil Dihemat (YTD): Rp 2.074.800 - Rp 1.440.000 = Rp 634.800!

Brosis menghemat lebih dari setengah juta Rupiah dengan kenyamanan penuh tanpa perlu menunggu baterai diisi ulang sama sekali. 

Brosis bisa melacak lokasi penukaran terdekat dengan sangat mudah dengan memahami panduan cara cepat menemukan lokasi Honda e: Swap lewat WANDA.

3. Tabungan Masa Depan, Selamat Tinggal Biaya Servis Rutin!

Penghematan terbesar dari beralih ke motor listrik sebenarnya tidak hanya soal pada urusan bahan bakar saja, Brosis. 

Komponen bergerak pada motor listrik jauh lebih sedikit dibandingkan motor bensin konvensional.

Saat Brosis menunggangi Honda EM1 e:, Brosis secara otomatis mengeliminasi daftar pos pengeluaran servis berkala yang biasanya menguras kantong anak motor:

  • Bebas dari biaya ganti oli mesin secara rutin setiap bulan.
  • Bebas dari biaya ganti filter udara, busi, maupun servis area injeksi.
  • Bebas dari biaya ganti oli gardan dan servis CVT yang rumit.

Selama 6 bulan berjalan, Brosis bisa menghemat ratusan ribu Rupiah tambahan dari tiadanya biaya perawatan mesin ini. 

Pengeluaran bulanan Brosis benar-benar bersih dan bisa dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan produktif keluarga, ditabung untuk masa depan. 

Brosis bisa mempelajari lebih lanjut mengenai berbagai keunggulan motor listrik EV Honda yang ramah lingkungan untuk meyakinkan hati sebelum beralih dari motor bensin konvensional.

Saatnya Beralih ke Gaya Hidup Masa Depan yang Super Irit!

Hasil evaluasi tengah tahun ini membuktikan secara ilmiah bahwa beralih ke motor listrik Honda EM1 e: bukan sekadar tentang mengikuti tren ramah lingkungan atau mengurangi polusi suara di jalanan. 

Ini adalah sebuah keputusan finansial cerdas yang secara riil mampu menyelamatkan jutaan Rupiah uang Brosis dari penguapan biaya operasional harian.

Jangan biarkan sisa tahun ini berjalan dengan kebocoran anggaran bensin yang sia-sia. 

Jadikan momen pertengahan tahun ini sebagai titik balik Brosis untuk beralih ke mobilitas cerdas tanpa emisi.

Segera kunjungi jaringan dealer Wahana Honda terdekat yang berlogo e: Shop untuk merasakan langsung kenyamanan dan tarikan halus dari Honda EM1 e: melalui fasilitas Test Ride gratis. 

Dapatkan informasi promo diskon khusus, skema DP ringan, serta perhitungan simulasi kredit yang bersahabat untuk anggaran bulanan Brosis sekarang juga!

DAFTAR TEST RIDE & CEK PROMO HONDA EM1 e: DI SINI!

Electric Vehicle

Berita Terkait