Hindari, Ini Modifikasi Motor Yang Tidak Dianjurkan

Publikasi: 6 bulan 2 hari 16 jam 37 menit yang lalu

Modifikasi motor bisa membuat kamu kelihatan lebih “cakep” di depan gebetan. Namun, ada juga modifikasi yang malah akhirnya bikin celaka. Makanya, sebelum kamu merelakan tabungan buat dandanin motor, ada baiknya mengetahui modifikasi yang sebaiknya ga kamu pilih.

Ada modifikasi lampu, ban, spion, sein, rangka, bahkan spakbor, yang ga akan bikin kamu sehat lahir dan batin. Ini dia penjelasannya.

Deretan modifikasi motor yang sebaiknya tidak dipilih

1. Menggunakan ban cacing:

Ban kecil alias ban cacing peruntukannya bukan pemakaian harian. Walaupun menurut kamu keren, memakai ban jenis ini untuk berkendara sehari-hari, bisa berbahaya. Kenapa? Semakin kecil ban, semakin kecil pula daya cengkeramnya ke aspal atau tanah. Kalau sudah begini, keseimbangan pun bisa terganggu.

2. Memakai mika lampu bening:

Memasang mika bening untuk lampu bisa aja bikin tampilan motor lebih keren. Namun, kamu bisa babak belur kalau pakai itu buat motormu? Lho, kenapa babak belur? Mika lampu bening itu bisa bikin silau pengendara di belakangmu. Kalau sampai pengendara itu naik pitam terus kamu sama dia malah baku hantam, gimana hayo?

3. Memasang sirine maupun strobo:

Entah itu buat alasan touring atau apapun, pemasangan sirine maupun strobo bukan peruntukannya, adalah hal yang melanggar hukum. Coba deh baca Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tengtang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan, pasal 134 dan 135. Hanya kendaraan tertentu yang berhak memasang sirine serta strobe, dan itu bukan motormu.  

4. Mengganti spion dengan yang berukuran kecil:

Tolonglah, masa kamu pakai spion yang ukurannya cuma setengah spion aslinya? Spion itu bukan hiasan. Itu perlengkapan berkendara yang juga penting untuk keselamatan. Kalau kamu mau mendahului kendaran di depan, pasti tengok-tengok ke spion kan? Nah kalau spionnya kecil, apa yang mau kamu lihat?

5. Melepas lampu sein:

Kalau ada teman yang bujukin kamu buat ikutan lepas lampu sein, demi modifikasi motor, sebaiknya kamu tolak. Mungkin tanpa lampu sein, tampilan motor kamu jadi paripurna dan semakin old-school. Tidak apa-apa melakukannya, kalau motor kamu hanya jadi display alias pajangan di rumah. Tapi kalau masih kamu pakai untuk beraktivitas sehari-hari, ya sebaiknya jangan. Pertama, melepas lampu sein itu melanggar 

6. Memangkas spakbor bagian belakang:

Modifikasi jenis ini banyak dijumpai pada motor sport. Meski umum, bukan berarti memangkas spakbor bagian belakang motor itu aman-aman saja, lho! Walaupun bikin motor terlihat keren, modifikasi yang satu ini bisa berbahaya. Kenapa begitu? Spakbor yang tidak standar alias lebih pendek, memungkinkan air dari aspal maupun tanah, menyiprat ke pengendara di belakang kamu. Gimana jadinya kalau pengendara motor di belakang itu ternyata bapak dari gebetanmu? Bye!

7. Memotong rangka:

Memotong rangka bagian belakang motor ini ga ada untungnya buat jones alias jomblo ngenes. Pertama, motor jadi ga stabil. Kedua, kalau modifikasi ini bertujuan membuat jok jadi single seater, lha gebetan kamu mau duduk di mana coba?

8. Mengganti handgrip dengan yang berbahan aluminium:

Kamu pasti tahu dong, handrip ini penting buat mengatur gas; untuk mengurangi maupun menambah tenaga gas. Jika kamu mengganti handgrip bawaan dengan yang berbahan aluminium, tentu saja ini malah bikin handgrip licin. Akibatnya, kamu bisa terlalu banyak ngegas. Bukan cuma orang ngegas aja yang nyebelin, motor kalau kebanyakan ngegas juga jadi boros dan malah berisiko celaka.

Gimana, setelah membaca-baca soal modifikasi motor tersebut, sebaiknya kamu memilih modifikasi yang aman ya! Ingat, yang terpenting itu keselamatan. Gaya bisa nomor dua.

Referensi:

https://otomania.gridoto.com/read/241173799/8-modifikasi-sepeda-motor-yang-berbahaya

Label : Motor Honda Terbaru Wahana Makmur Sejati Yayasan Wahana Artha Tips Motor Honda Motor Terbaik Modifikasi Motor

Comment

User Comment

Your comment

Load More