Jaga Rem Tetap Pakem! Ini Manfaat Penting Ganti Minyak Rem Secara Rutin

Publikasi: 4 bulan 2 hari 15 jam 26 menit yang lalu

Brosis pasti setuju kalau rem adalah komponen paling vital di motor. Mau mesin sekencang apa pun, kalau nggak bisa berhenti dengan aman, risikonya fatal. 

Sayangnya, banyak dari kita yang hanya fokus pada ketebalan atau cara merawat kampas rem saja saat servis. 

Padahal, ada satu pahlawan tak terlihat yang kerjanya super berat tapi sering terlupakan, yaitu minyak rem.

Cairan ini bukan sekadar pelengkap, melainkan nyawa dari sistem pengereman hidrolik modern. Baik motor Brosis menggunakan rem standar maupun teknologi canggih seperti rem CBS dan ABS, kondisi minyak rem tetap jadi kunci utamanya. 

Mengabaikan kondisi minyak rem sama saja dengan mempertaruhkan keselamatan Brosis di jalan raya. 

Yuk, kita bedah kenapa cairan ini begitu penting dan apa jadinya kalau Brosis malas menggantinya.

Peran Vital di Balik Tuas Rem

Saat Brosis menekan tuas rem, sebenarnya Brosis sedang mengirimkan perintah. Minyak remlah yang bertugas sebagai kurir yang menghantarkan tekanan hidrolik dari master rem (di stang) menuju kaliper (di roda). 

Karena sifat zat cair yang tidak bisa dimampatkan, tekanan yang Brosis berikan akan diteruskan secara utuh untuk mendorong piston kaliper, yang akhirnya menjepit piringan cakram.

Tanpa minyak rem yang berkualitas, transfer tenaga ini tidak akan berjalan mulus. Motor mungkin terasa "bagel" atau butuh tarikan tuas yang lebih dalam untuk bisa berhenti. 

Selain kondisi cairan, teknik pengereman juga berpengaruh besar pada keawetan komponen. Pastikan Brosis sudah mempraktikkan cara menggunakan rem yang baik dan benar agar kinerja sistem rem tetap optimal.

Musuh Tersembunyi Rem, Sifat Higroskopis

Inilah alasan utama kenapa minyak rem punya masa pakai. 

Minyak rem memiliki sifat kimia higroskopis, yang artinya ia sangat mudah menyerap uap air dari udara. Meskipun sistem rem terlihat tertutup rapat, uap air mikroskopis tetap bisa menyusup masuk melalui sela-sela selang atau seal seiring berjalannya waktu.

Kandungan air yang bercampur dengan minyak rem adalah berita buruk. 

Air akan menurunkan titik didih minyak rem secara drastis. Selain itu, air juga bisa memicu korosi atau karat pada komponen logam di dalam sistem pengereman, seperti piston kaliper, yang bisa bikin rem macet.

Vapor Lock. Risiko Rem yang Terlalu Banyak Air

Apa yang terjadi kalau minyak rem sudah tercampur banyak air? Risiko terbesarnya disebut Vapor Lock

Saat Brosis melakukan pengereman keras atau melewati jalan turunan panjang, gesekan kampas dan cakram akan menghasilkan panas tinggi. Panas ini merambat ke kaliper dan memanaskan minyak rem.

Jika kandungan airnya tinggi, air tersebut akan mendidih lebih dulu dan berubah menjadi gelembung gas (uap). 

Berbeda dengan cairan, gas bisa dimampatkan. Akibatnya, saat Brosis tarik tuas rem, tekanan hidrolik malah dipakai untuk menekan gelembung gas tersebut, bukan mendorong kampas rem. 

Efeknya tuas rem terasa kosong atau "ngempos" dan rem menjadi blong seketika. Kalau rem sudah gagal membuat Brosis, apapun yang terjadi berikutnya pasti lebih berbahaya dan harus dihindari.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti?

Jangan tunggu sampai rem terasa tidak enak baru diganti. Pabrikan Honda merekomendasikan penggantian minyak rem secara berkala setiap 2 tahun sekali atau setiap 24.000 km, mana yang tercapai lebih dulu.

Namun, Brosis juga bisa melakukan pengecekan visual sederhana. Intip kaca pemantau di tabung minyak rem (biasanya di dekat spion kanan). 

Jika warnanya sudah berubah menjadi keruh, gelap, atau volumenya berkurang drastis, itu adalah kode keras bahwa minyak rem sudah jenuh dan wajib segera dikuras dan diganti dengan yang baru.

Mengganti minyak rem mungkin terlihat sepele dan biayanya pun nggak mahal, tapi dampaknya sangat besar bagi keselamatan nyawa Brosis. 

Jangan kompromi soal pengereman. Jadikan penggantian minyak rem sebagai ritual wajib dalam agenda perawatan motor Brosis.

Rem Mulai Terasa Nggak Enak?

Kalau tuas rem mulai terasa dalam atau keras, jangan ambil risiko! Segera bawa ke bengkel resmi untuk dikuras dan diganti dengan minyak rem standar Honda yang terjamin kualitasnya.

Biar nggak pakai lama, Booking Service dulu lewat Aplikasi WANDA

Brosis bisa pilih jadwal sesuka hati dan motor langsung ditangani mekanik ahli tanpa antre panjang. Aman, praktis, dan terpercaya.

Download Aplikasi Wanda & Booking Servis di Sini!



Kampas Rem Rem Cakram Pengereman Minyak Rem

Berita Terkait