Kunci Pengaman Untuk Motor

Publikasi: 1 bulan 1 jam 48 menit yang lalu

Pencurian kendaraan bermotor alias curanmor semakin marak terjadi. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit seperti sekarang akibat pandemi corona. Memasang perangkat pengaman tambahan cukup banyak dilakukan oleh pemilik sepeda motor. Tujuan utamanya  tentu saja mencegah kendaraan tersebut dicuri. 

Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan motor dicuri. Salah satu yang sering dilakukan adalah menggunakan kunci pengaman tambahan. 

Di pasaran, ada berbagai model kunci pengaman untuk motor. Dengan penempatan  yang beragam Ada di tuas rem, di rem cakram, di sokbreker, di kunci kontak, atau bahkan menambahkan alarm. Kunci tambahan berguna untuk mempersulit atau mencegah maling. 

Ini  sebagian besar  model kunci pengaman  berikut  dengan kelebihan dan kekurangannya:

1. Gembok 

Alat ini  terhitung serba guna. Awalnya,   gembok biasa digunakan untuk  mengunci pagar, tapi juga beralih  menjadi kunci sepeda motor. 

Pemilik motor biasanya memakaikan gembok di bagian lubang cakram. Sering terlihat gembok yang digunakan adalah yang berukuran besar dengan harapan sulit dibobol maling. Kelebihannya harga cukup murah.  Sayang, kunci ini tidak diciptakan khusus untuk motor.   

2. Kunci di Rem Cakram 

Kunci pengaman model ini cukup jadi favorit digunakan pemilik motor. Aplikasinya di cakram. Keunggulannya ukurannya kecil sehingga  memudahkan pemilik kendaraan untuk menyimpannya. Materialnya juga cukup kuat.  Namun karena bentuk kecil dan tidak begitu terlihat, kadang membuat pemilik motor lupa motornya sedang terkunci. Akhirnya, saat motor dijalankan, kunci pengaman yang tertahan membuat kaliper atau sokbreker depan menjadi lecet. 

3. Kunci di Tuas Rem Kunci 

Penempatannya di tuas rem dan tuas gas. Kunci ini bekerja dengan cara mengunci tuas rem dan tuas gas agar tidak bisa digunakan. Jadi meskipun kunci setang bisa diakali dan motor bisa dihidupkan, tapi tidak bisa dijalankan karena tuas gas terkunci. Kekurangan material dari  besi yang digunakan kurang baik. Mekanisme di dalam lubang kunci mudah rusak. Selain itu, ukurannya juga cukup besar.

4. Kunci di Sokbreker 

Kunci pengaman model ini banyak digunakan pada motor bebek lawas. Material yang digunakan bagus, anak kunci yang digunakan untuk membuka juga kelihatannya sulit untuk diduplikasi. Kekuranganya karena ukuran cukup besar. sedikit mengurangi nilai estetika dari tampilannya. Terkadang, jika kuncinya longgar, akan menimbulkan suara berisik saat motor melalui jalan yang rusak. 

5. Kunci Magnet 

Magnetic key shutter  ini banyak digunakan oleh produsen roda dua. Kunci ini dinilai cukup efektif untuk menghindari curanmor Namun demikian, kejadian curanmor pada skutik-skutik entry level masih kerap terjadi. Saat ini cukup banyak variasi yang menjual kunci magnet. 

6. Alarm 

Pemakaian alarm  termasuk salah satu tindakan preventif yang efektif. Sebab, penempatannya bisa diletakkan di bagian dalam motor, sehingga tidak terlihat oleh para pencuri. Namun, untuk motor baru tidak disarankan. Sebab, umumnya cara pemasangannya harus membuka salah satu kabel, sehingga pemasangannya bisa menggugurkan garansi.

Itulah model-model kunci yang bisa digunakan untuk pengaman  motor. Pilih sesuai dengan kebutuhan Anda

Label : Cari Aman Safety Riding Tips Motor Honda #hondacare Kunci Pengaman Motor

Comment

User Comment

Your comment

Load More