Langkah Kecil Jaga Keberlangsungan Lingkungan Ala Wahana

Publikasi: 1 bulan 22 hari 22 jam 46 menit yang lalu

Jakarta, (04/04) - Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) ajak konsumen premium Honda lebih peduli lingkungan.  Sebagai apresiasi konsumen yang telah memilih sepeda motor Honda Big Bike, Wahana berikan gantungan kunci motor hasil olahan limbah botol plastik oli sebagai suvenir.

Souvenir eksklusif ini merupakan satu langkah dan bentuk komitmen lini bisnis otomotif yang tergabung dalam Wahana Artha Group (WAG) untuk ikut menjaga keberlanjutan lingkungan bagi semua melalui gerakan Sustainability Project.  Pengolahan limbah botol plastik bekas oli menjadi suvenir gantungan kunci unik ini merupakan salah satu hasil kolaborasi Wahana dengan Sweet Potato Project (SPP), Potato Head Bali yang telah memiliki pengalaman pengolahan limbah agar lebih berguna dan ramah lingkungan.  Botol plastik bekas oli di kumpulkan dari lini bisnis ritel WAG, bengkel resmi AHASS PT Wahanaartha Ritelindo yang berlokasi di Jakarta dan Tangerang.

“Ini adalah langkah kecil kami untuk ikut melestarikan keberlanjutan lingkungan agar tetap terjaga baik untuk generasi yang akan datang,” jelas PIC penanggung jawab Sustainability Departemen Wahana, Pupud Kurniawan.  Dirinya juga jelaskan Sustainability Departemen usung tiga misi utama yaitu Initiative (Inisiatif), Excecution (Pelaksanaan), Consistency (konsisten).

“Saya sangat mengapresiasi aksi nyata yang di lakukan Wahana dalam hal peduli lingkungan, dengan memberikan gantungan kunci yang terbuat dari limbah botol oli bekas yang ada di AHASS ritel Wahana,” tutur salah seorang konsumen pembeli motor Big Bike yang enggan disebutkan namanya saat mendapatkan souvenir gantungan kunci. 

Sejak 2021 Wahana telah menerapkan kebijakan untuk tidak menggunakan air kemasan gelas, botol dan kantong plastik kresek di lingkungan Wahana Artha Group, termasuk di showroom, bengkel motor Honda, resto dan hotel milik Wahana.  Showroom dan bengkel AHASS milik Wahana juga telah menggunakan telobag , kantong dari bahan singkong yang ramah lingkungan karena dapat terurai dengan cepat.  Konsisten mengurangi limbah plastik, Wahana juga mewajibkan seluruh karyawannya untuk membawa tumbler, alat makan dan tas kain yang dapat di pakai berulang kali.

Aksi nyata ini tidak hanya menjadi bagian kegiatan kepedulian Group Bisnis. Menginjak usia ke 50 tahun pada Agustus mendatang, Wahana Artha Group libatkan seluruh karyawannya untuk turut serta berpartisipasi dengan semangat menjaga lingkungan.  Setiap departemen sebagai lingkup terkecil lini bisnis wajib miliki satu kegiatan sustainability di berbagai sektor yang memerlukan perhatian, pertolongan, hingga perbaikan.

Label : Wahana Artha Group WAG Limbah Botol Plastik Sweet Potato Project

Comment

User Comment

Your comment

Load More