Mitos Yang Sering Menghantui Pengendara Sepeda Motor

Publikasi: 1 tahun 7 bulan 27 hari 17 jam 29 menit yang lalu

Mitos merupakan salah satu kebiasaan yang salah kaprah dan tersebar di masyarakat sehingga sebagian masyarakat menganggap benar kebiasaan tersebut. Mitos ini sangat populer di Indonesia karena Indonesia memiliki berbagai budaya yang berbeda di setiap daerahnya. Mitos sendiri tidak hanya selalu berhubungan dengan kejadian mistis karena di beberapa bidang juga terdapat mitos – mitos yang sudah tersebar dan mendarah daging.

Di kalangan pengendara motor pun juga begitu, ada banyak sekali mitos yang tersebar di kalangan para pengendara sepeda motor. Mitos di kalangan pengendara motor ini juga sering menghantui beberapa pengendara yang cukup percaya dengan mitos – mitos tersebut. Biasanya mitos ini terbentuk dari fakta yang ada di beberapa tahun sebelumnya, namun karena perkembangan teknologi dalam dunia otomotif, fakta tersebut menjadi tidak relevan dan menjadi sebuah mitos yang berkembang di kalangan pengendara sepeda motor.

Nah, coba kita lihat mitos yang paling sering menghantui pengendara sepeda motor.

Pada Masa Inreyen Sepeda Motor Tidak Bisa Di Kendarai Dengan Kecepatan Tinggi

Mitos ini merupakan sebuah fakta yang memang terjadi di jaman dahulu, di masa sepeda motor masih kebanyakan menggunakan teknologi 2 Tak. Masa Inreyen merupakan masa penyesuaian mesin yang terjadi pada sepeda motor baru. Masa inreyen pada kendaraan sepeda motor 2 tak sedikit berbeda dengan kendaraan jaman sekarang. Di jaman sekarang kendaraan pada masa inreyen sudah bisa digeber dengan kecepatan tinggi. Yang tidak dianjurkan adalah membuka gas secara mendadak karena bisa menyebabkan penyesuaian mesin berjalan tidak maksimal.

Menghidupkan Mesin Di Pagi Hari Harus Menggunakan Kick Starter

Awal mula dari mitos ini adalah sepeda motor yang dibuat dibawah tahun 2000 an masih memiliki sistem kelistrikan yang belum secanggih sekarang. Pada masa tersebut aki yang digunakan harus diisi terlebih dahulu dengan nyala mesin pada sepeda motor agar aki bisa awet dan tahan lama. Menggunakan kick starter pada pagi hari berfungsi untuk membuat aki lebih awet dan tahan lama. Tapi di sepeda motor sekarang teknologi aki dan kelistrikan sudah berkembang pesat, sehingga kamu tidak usah memakai cara tersebut untuk merawat aki.

Memanasi Mesin Dalam Waktu Lama

Berbicara mengenai melakukan pemanasan mesin tentunya kita juga memperhatikan waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan mesin. Untuk teknologi mesin injeksi tentu tidak usah lama – lama cukup dengan waktu 1 menit, kondisi mesin sudah dalam kondisi siap digunakan. Tapi untuk teknologi sepeda motor dengan karburator, mungkin memang membutuhkan waktu yang agak lebih lama karena pengapian di mesin karburator tidak seefektif mesin injeksi.

Ban Baru Jangan Di Isi Tekanan Yang Seharusnya Melainkan Dibiarkan Agak Kempes

Sampai sekarang mitos yang satu ini belum jelas datangnya darimana. Dari pengamatan kami, mungkin karena ban baru terlihat licin dan masih halus, agar tidak mudah terpeleset baiknya dikempesin. Mitos ini sangat salah dan sangat berbahaya jika dilakukan. Keadaan ban yang kempes menyebabkan jalannya kendaraan sepeda motor tidak berjalan semestinya, malahan bisa menyebabkan sepeda motor terjatuh. Belum lagi ban kempes sangat berpengaruh kepada keawetan ban, karena malah akan merusak permukaan ban.

Mengendarai Motor Jangan Berpikir Akan Celaka

Jadi mitos ini yang paling umum ada di masyarakat Indonesia. Pernah beberapa kali memakai perlengkapan safety riding dan bilang untuk mengurangi dampak jika terjadi hal yang tidak diinginkan, ada seorang teman yang menyaut “Berkendara tu enggak usah mikir macem – macem”, ya memang kita tidak berpikiran macam – macam, siapa sih yang mau celaka saat berkendara? Penggunaan safety riding itu mencegah dan mengurangi resiko, seperti analogi membawa payung saat hujan, dimana kita tidak berharap untuk hujan tapi bersiap – siap jika hujan terjadi.

Label : Cari Aman Wahana Makmur Sejati Wms Honda Tips Merawat Motor

Comment

User Comment

Your comment

Load More