Tanda Kopling Sudah Aus Dan Waktunya Untuk Diganti

Publikasi: 2 bulan 9 hari 3 jam 57 menit yang lalu

Mengendarai motor baik sendirian atau berkelompok dengan teman atau rekan merupakan salah satu pengalaman yang menyenangkan bagi Anda yang gemar berpetualang dan melihat-lihat daerah baru di atas kendaraan roda dua tersebut. 

Dan pada umumnya, motor yang dalam kondisi baik, maka tidak perlu susah bagi penggunanya untuk mengoperasikan, mengendarai, mengendalikannya, terutama ketika harus mengganti persneling di saat berkendara di jalan. Akan tetapi keadaan yang menyenangkan tersebut akan menjadi mengecewakan dan dapat membuat Anda menjadi emosi ketika saat Anda mencoba menginjak persneling dan ada sesuatu yang salah di dalamnya.

Memang terkesan sepele dan cukup banyak pengendara motor yang memilih untuk tidak terlalu memperhatikan masalah persneling ini, di mana hal tersebut cukup membahayakan ketika sudah menjadi parah. Permasalahan pada persneling ini adalah disebabkan oleh kopling pada motor sudah jelek. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang patut Anda ketahui untuk dapat mendiagnosis masalah pada kopling.

1. Pelat kopling tidak dapat bekerja maksimal

Pada sepeda motor, kopling berfungsi sebagai penghubung sekaligus pemutus putaran mesin dengan sebuah transmisi. Ketika kopling masih dalam kondisi bagus, maka perpindahan transmisinya juga akan halus dan tidak tersendat. 

Setidaknya ada 5 sampai 6 pelat atau kampas kopling pada sebuah sepeda motor. Dan ketika pegangan dilepaskan, maka pelat-pelat tersebut akan saling menempel dan terkait seperti cara kerja kampas rem. Saat Anda menarik pegangan kopling, maka pelat-pelat tersebut akan kembali terpisah dan Anda dapat mengganti gear atau gigi dengan leluasa. 

Namun apabila ketika Anda mengganti gigi dan kemudian pelat-pelat tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka itulah tanda bahwa kampas kopling mengalami kerusakan atau sudah waktunya diganti. Tandanya adalah Anda akan sedikit kesulitan dalam menarik dan melepaskan kopling serta mengganti gigi.

2. Pelat kopling macet

Memang terkadang permasalahan pada kopling atau kampasnya tersebut tidak selalu disebabkan peranti itu sudah aus, namun juga dapat terjadi karena kotoran yang masuk ke dalam sela-sela rongga kopling. 

Dengan kotoran yang menumpuk tersebut, maka roda gigi tidak akan terkunci dikarenakan bagian pelat koplingnya tidak bekerja optimal. Dengan roda gigi yang tidak dapat terkunci, maka ketika Anda ingin mengganti gigi atau persneling, hal tersebut akan sedikit terkendala. Dan akan menjadi semakin parah ketika Anda juga jarang melumasi bagian tersebut yang menyebabkannya menjadi terlalu panas dan melengkung.

Dari kedua tanda tersebut, kesemuanya akan memunculkan bunyi berisik, seperti dua buah benda yang bergesekan dengan paksa. Ketika kedua tanda tersebut muncul dan juga disertai bunyi berisik, maka itu tandanya Anda perlu membawa motor ke tempat servis dan mengganti kampas koplingnya segera.

Label : Cari Aman Wahana Makmur Sejati Safety Riding Yayasan Wahana Artha Tips Motor Honda

Comment

User Comment

Your comment

Load More