Teknik Pengereman Agar Terhindar Dari Kecelakaan

Publikasi: 2 bulan 6 hari 15 jam yang lalu

Hal paling pertama yang akan diambil oleh para pengendara ketika mengebut dan ada halangan di jalan adalah melakukan pengereman secara mendadak. Hal ini adalah salah satu penyebab terjadinya kecelakaan, apalagi jika kondisi padat, kendaraan dari belakang juga akan lambat merespon.

Selain itu, pada saat kondisi jalan basah karena hujan atau genangan air lainnya, teknik pengereman yang baik sangat perlu untuk diperhatikan. Sebab saat jalanan tergenang air, gesekan antara aspal dengan roda sangat minim, yang akhirnya berujung pada selip dan motor pun akan tergelincir.

Beberapa teknik pengereman ini bisa anda pelajari agar anda terhindar dari kecelakaan, ketika melakukan pengereman di saat melaju cepat atau kondisi jalan yang basah.

Empat Jari Tangan

Teknik pengereman yang benar dan sangat dianjurkan adalah dengan menggunakan 4 jari. Beberapa pengendara karena terlalu menyepelekan faktor safety, dan lebih mementingkan gaya yang akhirnya biasanya hanya menggunakan 2 jari saja. Mungkin juga karena faktor kebiasaan buruk.

Menggunakan keempat jari, akan memaksimalkan pengereman motor. Sebab, seluruh bagian handle rem akan terpegang dengan sempurna. Tenaga pengereman yang dikeluarkan pun juga akan maksimal, sehingga rem akan bekerja sempurna.

Lepas Handle Gas

Sebelum melakukan pengereman, pengendara sebaiknya melepaskan handle gas terlebih dahulu. Baru setelah itu melakukan pengereman dengan menggunakan empat jari. Hal ini sering tidak disadari oleh para pengendara. Padahal melakukan pengereman dengan handle gas masih tertekan membuat pengereman tidak maksimal.

Pasalnya, saat handle gas masih ditekan, roda masih akan terus berputar. Roda yang berputar akan bergesekan dengan rem yang penekanannya tidak maksimal. Akibatnya, akan terjadi gesekan pada roda, yang bisa mengakibatkan adanya selip dan berujung pada kecelakaan. Selain itu, menekan handle gas bersamaan dengan pengereman akan memperpendek usia roda dan kampas rem.

Jangan Menyentak

Kebanyakan para pengendara akan melakukan pengereman mendadak ketika tahu di depannya ada penghalang. Penekanan rem yang menyentak, akan memicu adanya pengereman mendadak, kendaraan pun akan oleng dan susah dikendalikan.

 Sebaiknya, tekan pelan-pelan handle rem saat halangan mulai terlihat. Dan ketika kecepatan sudah dirasa mulai berkurang, serta halangan mulai semakin dekat, baru lakukan pengereman secara penuh.

Gunakan Rasio Rem Depan dan Belakang

Lakukan pengereman menggunakan rem depan dan rem belakang dengan rasio 60/40 atau 70/30. Yakni gunakan penekanan 60 persen pada rem belakang dan 40 persen menggunakan rem depan, atau 70% rem belakang dan 30% rem depan.

 Menggunakan rem depan akan memastikan kendaraan tidak mengalami oleng saat pengereman, sementara rem belakang akan menghindarkan anda mengalami sliding saat pengereman.

Label : Perawatan Motor Cari Aman Wahana Makmur Sejati Yayasan Wahana Artha Tips Merawat Motor Tips Motor Honda

Comment

User Comment

Your comment

Load More