Tips Memeriksa Kondisi Oli Sebelum Berkendara Jarak Jauh

Publikasi: 17 hari 2 jam 40 menit yang lalu

Bagi para pemilik kendaraan, istilah oli tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Cairan yang identik dengan warna hitam ini memiliki fungsi atau peranan yang cukup penting dalam operasional sebuah kendaraan. Terutama dalam komponen mesinnya.

Cairan ini berfungsi sebagai pelumas yang nantinya akan membantu kinerja mesin motor agar lebih maksimal. Tanpa oli, mesin kendaraan Anda akan lebih mudah mengalami kondisi aus bahkan hingga rusak yang berujung turun mesin. Akibatnya, mau tak mau Anda harus mengeluarkan dana lebih besar dibandingkan dari harga oli itu sendiri.

Mengingat fungsi dan peranannya dalam kendaraan yang cukup vital. Maka sebagai pemilik motor yang baik, Anda harus melakukan pemeriksaan atau mengecek kondisi oli secara berkala. Pada dasarnya oli motor disarankan untuk diganti setiap 2 bulan sekali atau setelah menempuh jarak 2.500 hingga 3.000 km.

Nah, bagi Anda yang saat ini tengah berencana untuk berkendara jarak jauh. Sebaiknya perhatikan terlebih dahulu kondisi oli pada mesin motor Anda. Apakah masih dalam kondisi baik atau sudah saatnya untuk diganti?

Untuk mengetahui baik buruknya oli motor Anda. Berikut Wahana Honda berikan beberapa tips memeriksa kondisi oli sebelum berkendara jarak jauh.

Tips Memeriksa Kondisi Oli Sebelum Berkendara Jarak Jauh

1. Taruh motor di tempat yang rata

Saat akan melakukan pengecekan terhadap kondisi oli motor, ada baiknya Anda menaruh atau memarkirkan kendaraan Anda pada tempat yang memiliki permukaan rata. Hal ini bertujuan agar pengecekan dapat dilakukan lebih akurat. Anda bisa melihat bagaimana kondisi oli yang ada di dalam mesin. Apakah sudah mulai mengering atau masih cukup untuk menggerakkan mesin?

2. Gunakan standar tengah

Jika sudah memarkirkan motor Anda di tempat yang memiliki permukaan rata. Selanjutnya, Anda hanya perlu menggunakan standar tengah untuk mendirikan kendaraan Anda. Tujuannya masih sama, yakni mendapatkan hasil pengecekan oli yang lebih akurat dan tidak rancu. Sebab, apabila Anda menggunakan standar samping, oli yang ada di dalam mesin tidak akan bisa diukur kuantitas aslinya.

3. Diamkan motor sesaat jika baru saja digunakan berkendara

Apabila motor yang akan Anda cek baru saja digunakan berkendara dan masih dalam kondisi mesin yang panas. Maka tunggulah sebentar dan biarkan mesin jadi dingin dengan sendirinya. Tujuannya, agar oli yang masih melumasi komponen mesin mencair dan terkumpul di bawah. Dengan demikian, Anda bisa melihat seberapa banyak sisa oli yang masih ada di dalam mesin motor.

4. Buka penutup oli motor

Setelah ketiga langkah di atas sudah Anda lakukan. Selanjutnya, Anda hanya perlu membuka penutup oli yang terpasang. Bukalah dengan perlahan agar tidak merusak komponen tersebut. Tutup oli ini biasanya dilengkapi dengan selang atau stick yang terpasang pada ujungnya. Nah, komponen inilah yang perlu Anda cek untuk mengetahui kondisi oli dalam kendaraan Anda.

5. Lakukan pembersihan terhadap penutup tersebut

Selang atau stik panjang pada ujung tutup oli tersebut biasa disebut dengan dipstick atau deep stick. Fungsinya sebagai alat yang digunakan untuk memeriksa kondisi oli dalam motor. Lewat alat ini  Anda bisa mengetahui sejauh mana volume oli dalam motor Anda menyusut atau seberapa banyak yang tersisa.

Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang maksimal, pastikan Anda membersihkan tutup oli tersebut terlebih dahulu. Gunakanlah lap atau kain bekas yang sudah tidak terpakai untuk membersihkannya. Setelah dipastikan bersih, masukkan kembali komponen tersebut pada tempatnya untuk melihat sejauh mana cairan oli yang bisa dijangkau.

6. Periksa ketinggian oli motor

Pada komponen dipstick ini biasanya dilengkapi dengan indikator upper ataupun lower level. Setelah komponen penutup tersebut dibersihkan dan dipasang kembali, Anda bisa mengeluarkannya dan melihat sejauh mana oli motor Anda bisa dijangkau oleh dipstick-nya.

Jika hasil menunjukkan oli Anda berada di indikator upper level, maka berarti oli Anda dalam jumlah yang cukup bagus. Sehingga Anda bisa menempuh perjalanan jarak jauh tanpa dihantui rasa khawatir. Sedangkan jika ternyata hasil pengecekan menunjukkan oli berada di lower level. Maka sebaiknya segeralah ganti oli motor Anda dengan yang baru.

Terlebih jika warna oli sudah hitam pekat dan sangat kental. Itu berarti oli motor Anda sudah tak layak pakai. Sebaliknya, oli yang masih dalam kondisi baik akan berwarna kuning kecoklatan.

Mempertahankan oli yang sudah dalam kondisi warna hitam hanya akan membuat mesin motor Anda lebih cepat rusak. Untuk itu, segeralah lakukan penggantian oli jika warnanya sudah hitam pekat, ya.

Demikianlah artikel mengenai tips memeriksa kondisi oli motor sebelum digunakan berkendara jarak jauh. Dengan mengeceknya secara berkala, Anda bisa terhindar dari risiko mesin yang aus bahkan risiko terjadinya turun mesin. 

Label : Wahana Makmur Sejati Yayasan Wahana Artha Tips Merawat Motor Pekan Raya Jakarta Tips Motor Honda Wahanahonda

Comment

User Comment

Your comment

Load More