Digas Malah Mundur? Tenang, Pakai 3 Jurus Jitu Ini Kalau Motor Kehabisan Napas Di Tanjakan

Publikasi: 2 hari 15 jam 17 menit yang lalu

Pernah nggak Brosis lagi asyik bawa motor ke rute pegunungan, terus pas ketemu tanjakan curam motor mendadak kehilangan tenaga alias kehabisan napas?

Digas lebih dalam bukannya maju, motor malah menggerung keras dan perlahan merosot mundur ke bawah.

Situasi seperti ini dijamin bikin siapa saja panik dan jantungan, apalagi kalau di belakang ada banyak kendaraan yang mengantre rapat.

Kejadian motor matic gagal menanjak sering kali terjadi karena salah perhitungan saat mengambil ancang-ancang dari bawah, atau karena bobot beban yang dibawa terlalu berat.

Brosis tidak perlu panik kalau sampai di situasi ini. Kunci utamanya adalah ketenangan dan tahu trik yang benar untuk menyelamatkan diri dari posisi terjepit.

Biar Brosis nggak jantungan lagi pas ketemu jalan menanjak ekstrem, yuk kita bedah tiga jurus jitu untuk lolos dari situasi motor gagal nanjak!

1. Pertolongan Pertama, Tahan Rem Kiri Kuat-Kuat, Kaki Kiri Turun!

Saat motor sudah mentok, berhenti, dan mulai terasa merosot mundur, hal pertama yang harus Brosis lakukan adalah menghentikan pergerakan motor sepenuhnya.

Tarik tuas rem kiri (rem belakang) sekuat tenaga untuk mengunci roda belakang.

Kenapa harus rem belakang? Karena saat posisi motor menanjak, titik berat dan beban tumpuan sepenuhnya berada di roda belakang.

Kalau Brosis panik dan malah menarik tuas rem kanan (rem depan), ban depan akan langsung selip dan motor bisa seketika jatuh terpelanting.

Bersamaan dengan menarik rem kiri, segera turunkan kaki kiri Brosis ke aspal sebagai tumpuan utama penahan beban motor.

Biarkan kaki kanan Brosis tetap bersiaga di atas dek pijakan. Posisi ini adalah pertolongan pertama paling aman untuk menstabilkan motor di tengah kemiringan jalan.

Brosis wajib membekali diri dengan panduan cara aman mengerem motor di jalanan tanjakan agar refleks keselamatan Brosis makin terasah.

2. Jangan Maksa Tarik Gas, Minta Pembonceng Turun Sejenak

Satu kesalahan fatal yang paling sering dilakukan pengendara matic saat motor gagal nanjak adalah tetap menahan tuas rem sambil memaksa memutar gas dalam-dalam (over-rev).

Niat hati ingin mencari traksi, tapi cara ini justru menghancurkan komponen CVT Brosis.

Menahan rem sambil terus memaksa membuka gas hanya akan membuat kampas ganda CVT bergesekan secara ekstrem hingga gosong dan hangus.

Ujung-ujungnya, tarikan motor akan menjadi gredek parah. Simak bahayanya di artikel tentang dampak buruk kebiasaan menarik gas sambil mengerem di tanjakan.

Langkah yang benar dan cerdas adalah meminta tolong pembonceng untuk turun sejenak.

Saat Brosis sedang menahan rem kiri kuat-kuat, minta teman yang dibonceng untuk turun perlahan dari sisi kiri dan menjauh ke pinggir jalan yang aman.

Mengurangi bobot pembonceng akan membuang setengah dari total beban yang harus ditarik oleh mesin.

Dengan beban yang jauh lebih enteng, roda belakang akan kembali mendapatkan traksi yang maksimal untuk mendaki.

3. Ambil Momentum Awalan Baru & Rahasia Tarikan Responsif

Setelah pembonceng turun dan beban motor menjadi enteng, jangan langsung memutar gas dari titik berhenti tersebut, apalagi jika posisinya berada tepat di sudut kemiringan paling curam.

Brosis butuh mengambil ruang untuk momentum awalan.

Caranya, lepaskan rem kiri sedikit demi sedikit, dan biarkan motor mundur perlahan sejauh satu atau dua meter menggunakan dorongan kaki Brosis sampai menemukan permukaan jalan yang agak landai.

Dari titik yang sedikit landai tersebut, mulailah tarik tuas gas secara perlahan dan konstan.

Mesin akan punya cukup waktu untuk membangun momentum tenaga dorong ke depan untuk melewati puncak tanjakan.

Namun, semua trik riding di atas tidak akan berjalan mulus kalau ruang transmisi CVT motor Brosis jarang dirawat.

CVT yang kotor dan sabuk penggerak yang aus akan membuat tenaga mesin ngempos dan sering gagal menanjak.

Untuk skutik bertenaga gahar seperti Honda Vario Evo 160, merawat kebersihan CVT adalah kunci agar torsi mesin eSP+ selalu responsif dan sanggup melibas rute pegunungan tanpa kendala.

Pastikan Brosis paham kapan waktu yang tepat untuk melakukan servis CVT agar motor selalu siap disiksa di medan berat.

Kembalikan Torsi Responsif Motor Brosis di AHASS Wahana Honda!

Jangan biarkan acara jalan-jalan Brosis ke daerah perbukitan berubah menjadi pengalaman menegangkan hanya karena motor kehilangan napas di tanjakan.

Ketenangan mental saat berkendara harus selalu diimbangi dengan kesiapan fisik kendaraan.

Segera bawa motor kesayangan Brosis ke bengkel resmi AHASS di jaringan dealer Wahana Honda terdekat.

Mekanik kami siap membersihkan ruang CVT dan memastikan setiap tarikan gas Brosis selalu bertenaga. Harga suku cadang orisinalnya sangat transparan dan jauh lebih hemat.

Atur jadwal kedatangan servis Brosis dengan mudah lewat Aplikasi WANDA dari layar ponsel pintar.

Waktunya taklukkan jalanan menanjak dengan percaya diri, dan selalu utamakan filosofi #Cari_Aman di mana pun Brosis berada!

DOWNLOAD APLIKASI WANDA & BOOKING SERVIS CVT DI SINI!

 

Safety Riding

Berita Terkait