Gak Perlu Gaya Rebahan! Ini 3 Trik Elegan #CariAman Menikung Biar Motor Tetap Stabil

Publikasi: 11 jam 11 menit yang lalu

Banyak orang mikir, kalau belok yang benar itu harus meniru gaya pembalap sirkuit. Badannya dimiringkan ekstrem sampai lutut hampir bergesekan dengan aspal.

Padahal, bawa motor harian di jalan raya itu beda jauh sama balapan.

Para pembalap itu mencari kecepatan maksimal dan didukung perangkat keselamatan yang sangat lengkap. Jadi mereka berani nekat.

Memaksakan gaya rebahan di jalan umum malah mengundang bahaya dan kelihatan nggak sesuai tempatnya.

Belok yang aman dan stabil itu sebenarnya gampang banget. Brosis cuma butuh ketenangan dan tahu teknik dasarnya.

Nggak butuh gaya aneh-aneh, yang penting motor nurut dan Brosis tetap aman di atas jok.

Biar aktivitas harian tetap lancar dan Brosis nggak takut lagi pas ketemu belokan patah mendadak, yuk kita bongkar tiga trik gampang yang wajib dipraktikkan biar selalu #Cari_Aman di jalan raya!

1. Kurangi Kecepatan Lebih Awal, Beresin Rem Sebelum Nikung

Ini adalah kesalahan paling sering yang dilakukan banyak orang. Pas motor sudah dalam posisi belok di tikungan, tangan malah panik menarik tuas rem dengan keras.

Logikanya, pas motor lagi posisi miring, bagian telapak ban yang menempel ke aspal itu lebih sedikit dibanding posisi tegak lurus.

Kalau Brosis paksa mengerem keras di posisi seperti itu, ban bakal memberi respon yang nggak maksimal.

Daya cengkeram ban ke aspal bakal langsung hilang. Ujung-ujungnya, ban selip dan Brosis bisa langsung jatuh tergelincir ke aspal.

Trik yang benar dan gampang itu, selesaikan urusan mengerem dan melambat pas motor masih dalam posisi tegak lurus.

Jadi, sebelum masuk ke area tikungan, kurangi kecepatan pakai rem depan dan belakang. Bikin motor jalan pelan di batas yang Brosis rasa aman dan nyaman buat belok.

Nah, pas motor sudah mulai belok dan miring, lepas tuas rem pelan-pelan. Biarkan motornya mengalir sendiri mengikuti belokan.

Biar Brosis nggak bingung praktiknya di jalan, intip juga cara mengendarai motor di tikungan yang benar sebagai panduan tambahan.

2. Mata Fokus ke Depan, Jangan Ngeliatin Selokan!

Otak manusia itu kerjanya unik. Secara otomatis, setang motor yang kita pegang bakal mengarah mengikuti ke mana arah mata kita melihat.

Kalau pas masuk tikungan Brosis panik dan mata malah fokus melihat selokan, lubang, atau pembatas jalan di pinggir, tebak apa yang terjadi?

Motor Brosis bakal beneran ketarik dan jalan ke arah selokan itu!

Biar beloknya stabil, putar kepala dan arahkan mata Brosis jauh menatap ujung jalan keluar tikungan.

Jangan cuma melirik pakai ekor mata, tapi benar-benar arahkan dagu ke depan.

Kalau mata sudah fokus ke arah jalan keluar, otomatis otak bakal menyuruh tangan dan badan buat menuntun setang motor ke arah yang benar. Brosis nggak perlu mikir keras lagi.

Buat Brosis yang matanya masih suka ke mana-mana pas belok, sempatkan baca sepuluh cara berbelok yang benar biar pergerakan makin luwes.

3. Postur Tubuh Rileks, Ikutin Motor dan Jangan Kaku

Satu lagi yang bikin orang sering oleng pas menikung adalah postur badannya.

Ada orang yang badannya kaku banget, ada yang malah mencondongkan badan ke arah berlawanan karena takut jatuh, ada juga yang berlebihan memiringkan badan ketika berbelok.

Semua gaya itu justru bikin motor susah dikendalikan, rileks aja, Brosis.

Biarkan badan Brosis mengikuti kemiringan motor secara natural. Nggak usah dilawan atau ditahan-tahan.

Pegang setang jangan terlalu keras sampai jari tegang. Tekuk siku tangan sedikit saja.

Siku yang agak menekuk ini gunanya buat meredam getaran aspal, jadi motor nggak gampang goyang.

Terakhir, pastikan kedua telapak kaki tetap menempel tenang di dek pijakan.

Jangan pernah menurunkan kaki ke aspal pas motor lagi jalan miring. Kebiasaan ini malah merusak keseimbangan motor dan rawan bikin kaki cedera.

Simak juga tips postur berkendara motor yang baik dan ideal biar punggung Brosis nggak cepat pegal saat berkendara jauh.

Belok Lebih Percaya Diri Dengan Upgrade Motor di Wahana Honda

Belok itu sangat amat nggak perlu gaya rebahan seperti pembalap MotoGP.

Cukup ingat tiga hal simple ini: selesaikan urusan mengerem pas motor masih lurus, arahkan mata ke jalan keluar tikungan, dan bikin badan rileks mengikuti motor.

Tapi, kalau Brosis sudah paham triknya tapi motor lama masih terasa berat dan susah diajak belok, itu tandanya Brosis butuh ganti tunggangan.

Bawa motor yang rangkanya sudah tidak stabil cuma bikin badan cepat capek dan membahayakan diri sendiri.

Sekarang ini momen paling pas buat ganti motor baru!

Skutik modern seperti Honda Vario Evo 160 dibekali rangka yang ringan dan ban lebar, bikin Brosis gampang banget melibas tikungan dengan stabil.

Datang langsung ke jaringan dealer resmi Wahana Honda terdekat buat memilih skutik idaman yang pas sama kebutuhan Brosis.

Brosis bisa menikmati fasilitas uang muka yang super murah dan simulasi angsuran bulanan yang fleksibel dan pas di kantong.

Nggak usah nunggu sampai oleng lagi besok. Hubungi tim sales kami hari ini dan hadapi setiap tikungan jalan dengan motor yang benar-benar bisa diandalkan!

CEK HARGA, PROMO & SPESIFIKASI MOTOR MATIC HONDA DI SINI!

Safety Riding

Berita Terkait