Nyalip Bus Ga Cuma Butuh Nyali, Anda Perlu Lakukan Ini!

Publikasi: 2 bulan 3 hari 5 jam 1 menit yang lalu

Berada di belakang kendaraan besar seperti bus atau truk memang bikin geregetan. Hasrat untuk menyalip pun bakal muncul. Namun sebelum menyalip, ada langkah-langkah yang harus dilakukan agar Anda dapat tetap aman.

Ingat, yang akan Anda salip bukan sesama pemotor maupun mobil, melainkan kendaraan yang ukurannya seklian kali lebih besar. Jadi, Anda harus ekstra hati-hati. “Sing penting yakin,” tidaklah cukup.

Nah, pelajari trik berikut ini untuk bisa mendahului kendaraan-kendaraan besar seperti truk dan bus dengan selamat.

Trik Nyalip Bus atau Truk di Jalan Raya

Setidaknya ada dua trik yang penting dilakukan sebelum Anda mendahului bus atau truk ketika mengendarai motor.

1. Pastikan pengemudi bus atau truk mengetahui keberadaan Anda

Bagaimana caranya memastikan bahwa sopir bus maupun truk mengetahui keberadaan Anda di belakang kendaraan besar mereka itu? Caranya, cobalah lihat kaca spion truk maupun bus. Pastikan Anda bisa melihat pantulan wajahnya. Sebab jika tidak dapat melihatnya, Anda berarti ada di blind spot pengemudi tersebut. Dengan kata lain, pengemudi tidak bisa mengetahui keberadaan Anda.

2. Bunyikan klakson atau nyalakan lampu sein

Meski tidak bisa melihat pantulan wajah pengemudi truk maupun bus pada kaca spionnya, Anda tetal bisa menyalip. Namun sebelumnya, kurangi kecepatan dan bunyikan klakson. Terus lakukan komunikasi tersebut sampai sopir di depan itu memberikan tanda bahwa ia mengerti ‘kode’ dari Anda. Jika menerima ‘kode’ tersebut, pengemudi bus maupun truk biasanya menyalakan lampu sein atau berpindah sedikit ke kiri. 

Begitu sopir truk atau bus berpindah ke jalur kiri atau meminggirkan posisi kendaraannya ke kiri, Anda bisa menyalip.

Pentingnya Kondisi PDA untuk Menyalip

PDA di sini bukan public display affection (PDA) yang suka mesra-mesraan di depan umum, melainkan kondisi yang harus dipertimbangkan sebelum nyalip kendaraan-kendaraan besar di depan Anda.

Apa sih PDA itu?

1. P: Penting atau tidak?

Pertimbangkan lagi, apakah Anda memang harus banget menyalip kendaraan besar di depan? Kalau misalnya Anda bisa menahan diri dan segera tiba di tujuan, maka ada baiknya tidak nyalip bus maupun truk.

2. D: Dibenarkan atau tidak?

Apakah kondisi Anda dibenarkan untuk menyalip bus maupun truk? Yang tidak dibenarkan untuk nyalip adalah ketika Anda berada di tikungan, jembatan, turunan, tanjakan, jalanan rusak, zebra cross, maupun persimpangan.

3. Aman atau tidak?

Amati jarak pandang Anda. Jangan terlalu dekat dengan truk atau bus di depan, ketika ingin mendahuluinya. Apalagi jika memotong jalannya di depan. Soalnya, kendaraan besar itu butuh waktu lebih lama dibanding kendaraan kecil untuk mengerem. 

Ingat, utamakan selalu keselamatan dalam berkendara, ya!

Referensi

  • https://otomania.gridoto.com/read/242333842/ada-rumus-namanya-pda-gunakan-saat-akan-menyalip-bus-dan-truk?page=2
  • https://otomotif.kompas.com/read/2020/06/19/130200815/begini-tata-cara-menyalip-bus-dan-truk-yang-benar-?page=all

Label : Cari Aman Safety Riding Tips Motor Honda

Comment

User Comment

Your comment

Load More