Publikasi: 6 bulan 12 hari 8 jam 58 menit yang lalu
Brosis mungkin pernah terpikir untuk mengganti ukuran ban motor Honda jadi lebih besar, baik untuk alasan tampilan maupun performa. Modifikasi ini memang cukup populer karena bisa membuat motor terlihat lebih kekar dan sporty.
Namun, sebelum kamu pergi ke bengkel atau checkout ban di marketplace, ada baiknya memahami dulu dampaknya. Sebab, mengganti ukuran ban tidak hanya soal estetika, tapi juga berpengaruh pada kenyamanan, konsumsi bahan bakar, hingga umur komponen motor.
Yuk simak plus minusnya biar keputusanmu semakin tepat!
Mengganti ban ke ukuran lebih besar memang memberi beberapa keuntungan menarik, terutama untuk motor harian maupun touring.
Motor Honda, seperti Vario, BeAT, Scoopy, atau CB150, akan terlihat lebih gagah ketika menggunakan ban berprofil lebih besar. Secara visual, motor terlihat lebih proporsional, kokoh, dan siap diajak adventure.
Ban lebih besar berarti bidang kontak dengan aspal makin luas. Dampaknya, motor jadi lebih stabil terutama saat melaju di kecepatan tinggi atau saat menikung.
Pada kondisi hujan atau jalan licin, ban besar cenderung memiliki daya cengkeram yang lebih kuat sehingga motor terasa lebih aman ketika melakukan pengereman mendadak atau melewati jalan berpasir.
Profil ban lebih besar akan menyerap getaran jalan lebih baik. Cocok untuk yang sering berkendara jarak jauh atau melalui jalanan bergelombang.
Di balik kelebihannya, ada juga beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan modifikasi.
Ban besar menambah hambatan dan bobot putaran roda, sehingga mesin harus bekerja lebih keras. Ini bisa membuat konsumsi bensin jadi lebih boros dibanding ukuran standar bawaan Honda.
Tarikan awal biasanya terasa tidak seenteng sebelumnya, terutama untuk motor dengan cc kecil seperti Honda BeAT atau Genio. Respons gas jadi kurang spontan.
Pada motor matic atau bebek, manuver kecepatan rendah bisa terasa sedikit kaku. Saat belok tajam atau zig-zag, motor jadi tidak selincah ban standar.
Ban lebih lebar menghasilkan gesekan lebih besar ke aspal sehingga ada kemungkinan suara jadi lebih terdengar saat melaju, terutama di permukaan beton.
Rantai, roller, drive belt, shockbreaker, hingga velg akan menanggung beban ekstra. Jika tidak dibarengi perawatan ekstra, usia pakai komponen bisa lebih cepat habis.
Jika ban diperbesar tetapi velg masih standar, bentuk ban bisa terlihat menggembung. Selain kurang ideal secara tampilan, kondisi ini bisa memengaruhi grip saat menikung.
Kalau tujuanmu untuk touring, kenyamanan, dan tampilan lebih gahar, modifikasi ini bisa menjadi pilihan - asal tetap memperhatikan batas aman dan rekomendasi ukuran dari pabrikan.
Namun jika kamu lebih mengutamakan efisiensi BBM, handling lincah, dan jarang keluar jalur standar, mempertahankan ukuran ban bawaan Honda mungkin lebih ideal.
Yang terpenting, pastikan ban yang dipilih original, memiliki sertifikasi, dan sesuai karakter motornya. Selain itu, jangan lupa selalu perhatikan tekanan angin ban agar performanya lebih optimal.
Dan terakhir, apa pun ukuran ban yang kamu gunakan, pastikan selalu mengutamakan prinsip #Cari_Aman saat berkendara.
Jika Brosis ingin informasi lanjut mengenai rekomendasi ban, aksesoris resmi, atau ingin cek harga motor Honda terbaru, simulasi cicilan, promo menarik, sampai pembelian di area Jakarta dan Tangerang, bisa langsung kunjungi WahanaHonda.com. Di sana juga tersedia kalkulator kredit untuk membantu Brosis memilih opsi cicilan terbaik sesuai kebutuhan.
Cari Aman Safety Riding Tips Merawat Motor Tips Motor Honda Modifikasi Motor Ban Motor Modifikasi
06 Juli 2026 - administrator
26 Juni 2026 - administrator
26 Mei 2026 - administrator