Suara Klakson Mendadak Cempreng Bikin Malu? Segera Cek Komponen Sepele Ini Sebelum Konslet!

Publikasi: 3 hari 23 jam 56 menit yang lalu

Pernah nggak Brosis lagi asyik membelah padatnya jalan raya, lalu berniat memberi sinyal peringatan sopan ke pengendara di depan dengan memencet tombol klakson?

Niat hati mau kasih suara klakson mantap dan berwibawa, tapi yang malah suara "tiiit" yang sember, serak, cempreng mirip suara bebek terjepit.

Atau bahkan malah lebih parah lagi: suaranya sama sekali tidak keluar alias bisu total!

Bukan cuma bikin malu di lampu merah, klakson yang suaranya hilang atau cempreng menyimpan bahaya fatal di atas aspal.

Klakson bukan sekadar aksesori pembuat bising, melainkan fitur keselamatan vital sebagai alat komunikasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Ketika klakson mendadak tidak bersuara di saat darurat, keselamatan Brosis dan pengendara lain otomatis berada dalam risiko besar.

Jika bunyinya mendadak hilang atau cempreng, ada gangguan teknis pada sistem getar atau kelistrikan motor Brosis.

Biar nggak mati gaya dan terhindar dari bahaya kecelakaan maupun korsleting, yuk kita bedah 3 biang kerok sepele yang bikin suara klakson Brosis berubah sumbang atau mendadak mati!

1. Terjebak Air & Lumpur Bikin Klakson Ogah Bunyi

Penyebab paling sering dan sangat jamak terjadi biasanya muncul tepat setelah Brosis mencuci motor dengan semprotan air bertekanan tinggi (steam), atau setelah menerobos guyuran hujan lebat.

Di dalam rumah klakson berbentuk bundar (horn disc), terdapat pelat membran tipis yang bertugas bergetar ribuan kali per detik saat dialiri arus listrik untuk menciptakan suara dengung yang nyaring.

Nah, celah sempit di sekeliling corong klakson ini rawan kemasukan air, busa sabun cuci, atau cipratan pasir halus dari roda depan.

Ketika air atau butiran pasir mengendap di dalam membran, gerakan getar pelat tersebut akan tertahan dan teredam.

Akibatnya, nada suara yang dihasilkan berubah drastis menjadi serak, parau, bahkan tercekat mati total.

Solusi sementaranya cukup simpel: jangan langsung menyemprot cairan kimia sembarangan.

Coba tepuk perlahan bodi klakson dan biarkan motor terjemur di bawah sinar matahari hingga uap air di dalam membran menguap tuntas.

Agar kebiasaan mencuci motor tidak merusak komponen kelistrikan lainnya, simak panduan cara mencuci motor yang benar agar tetap mengkilap dan aman dari risiko kemasukan air berlebih.

2. Sinyal Aki Mulai Sekarat, Tanda Suplai Listrik Motor Melemah

Brosis wajib curiga jika klakson mendadak bersuara loyo padahal motor tidak baru saja dicuci atau kehujanan.

Jika suaranya terdengar sayup-sayup lemas, terutama saat lampu sein sedang menyala atau lampu rem ditekan bersamaan, biang kerok utamanya hampir pasti berasal dari aki (baterai) yang mulai soak.

Klakson membutuhkan tarikan arus listrik yang cukup besar dalam hentakan sepersekian detik.

Saat voltase aki mulai turun di bawah standar normal (di bawah 12,4 Volt), arus yang dikirim ke klakson menjadi tidak cukup kuat untuk berbunyi secara optimal.

Bagi pengguna skutik injeksi modern seperti Honda BeAT, Honda Scoopy, maupun Honda Vario 160, aki yang melemah adalah lampu merah bagi sistem suplai bahan bakar PGM-FI.

Jika arus aki tidak stabil, kinerja Electronic Control Unit (ECU) dan fuel pump pun rawan terganggu.

Mencegah aki tekor sejak dini jauh lebih hemat ketimbang menunggu motor mogok di pinggir jalan.

Pahami tanda-tanda aki mulai ngedrop melalui panduan cara merawat aki motor biar awet dan gak cepat soak sedini mungkin.

3. Cuma Butuh Kencengin Baut & Soket Kendur

Jalanan perkotaan yang berlubang, sambungan jembatan, hingga polisi tidur tajam yang Brosis lindas setiap hari menghasilkan getaran mekanis yang tidak main-main.

Getaran terus-menerus ini lambat laun bisa membuat sambungan fisik pada klakson menjadi goyah.

Ada dua titik yang rawan kendur:

Soket Terminal Kabel

Klakson terhubung melalui dua sekun kabel listrik (kutub positif dan massa).

Jika sekun ini mulai longgar atau terdapat kerak jamur putih/karat akibat kelembapan, aliran arus listrik menuju klakson akan putus-nyambung.

Arus yang tersendat inilah yang memicu suara cempreng atau bahkan percikan api kecil yang memicu sekring putus.

Baut Setelan Nada (Tuning Screw)

Pada bagian belakang bodi klakson, terdapat baut kecil yang berfungsi menyetel kerapatan membran getar.

Jika baut ini berputar longgar karena getaran mesin, frekuensi getaran membran akan bergeser dari setelan pabrik.

Sebelum buru-buru membeli klakson baru, periksa dulu kerapatan kedua soket kabelnya.

Brosis bisa mencabut soket tersebut, membersihkannya dengan cairan pembersih karat non-minyak, lalu menancapkannya kembali hingga terkunci rapat.

Pulihkan Kenyamanan Kelistrikan Motor Brosis di AHASS!

Suara klakson yang cempreng bukan cuma soal urusan gengsi atau bikin malu di jalan raya, tapi bisa jadi peringatan dini dari kondisi kelistrikan dan kebersihan komponen motor Brosis.

Dengan rutin membersihkan sela klakson dari endapan air cuci, peka terhadap gejala aki melemah, dan memastikan soket kabel terpasang kokoh, Brosis bisa berkendara dengan tenang tanpa takut klakson mati di saat genting.

Klakson motor matic Honda Brosis masih bersuara sember meskipun sudah dibersihkan dan dikeringkan?

Jangan ambil risiko membongkar jalur kabel bodi sendiri tanpa alat dan pengalaman yang memadai.

Segera meluncur ke bengkel resmi AHASS Wahana Honda terdekat.

Mekanik bersertifikasi kami siap mengecek kondisi voltase aki, jalur instalasi kabel, hingga melakukan penyetelan klakson dengan sangat presisi.

Biar servis makin praktis dan Brosis bebas dari antrean panjang, atur jadwal kedatangan Brosis dengan mudah lewat Aplikasi WANDA langsung dari ponsel pintar.

BOOKING SERVIS BEBAS ANTRE LEWAT APLIKASI WANDA DI SINI!

Perawatan Motor

Berita Terkait